ASAMMANIS.NEWS – Ambon – Pemerintah Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pelayanan gereja melalui pembangunan infrastruktur keagamaan. Momentum itu terlihat saat Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menghadiri peletakan batu penjuru pembangunan Pastori I Jemaat GPM Nazareth, Senin (25/05/2026), yang berlangsung bertepatan dengan perayaan Pentakosta.
Dalam suasana penuh makna spiritual tersebut, Wali Kota mengajak seluruh jemaat menjadikan peristiwa Pentakosta sebagai kekuatan iman untuk membangun pelayanan yang lebih kokoh di tengah masyarakat.
“Kita bersyukur kepada Tuhan Yesus Sang Kepala Gereja yang memungkinkan kita bersama mensyukuri hari pencurahan Roh Kudus sekaligus peletakan batu penjuru ini,” ujar Wattimena.
Ia menilai perkembangan pelayanan Gereja Protestan Maluku (GPM) di Kota Ambon menunjukkan dinamika yang positif. Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai pembangunan dan peresmian fasilitas gereja terus berlangsung sebagai tanda pertumbuhan pelayanan umat.
Wattimena menyebut dirinya telah menghadiri sejumlah agenda penting gerejawi, mulai dari peresmian gereja hingga pembangunan pastori di berbagai jemaat GPM. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa gereja terus bergerak memperkuat pelayanan di tengah tantangan zaman.
Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan pastori tidak boleh dipandang sekadar proyek fisik atau rumah tinggal pendeta semata. Pastori, kata dia, harus menjadi pusat pelayanan pastoral yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial yang kini mengancam generasi muda.
Ia menyoroti meningkatnya persoalan sosial seperti tindakan mengakhiri hidup, seks bebas, penyalahgunaan narkoba, balapan liar, hingga tawuran pelajar yang membutuhkan perhatian serius semua pihak, termasuk gereja.
“Pastori harus menjadi tempat yang tepat untuk mengeliminasi masalah-masalah sosial tersebut,” tegasnya.
Menurut Wattimena, gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun karakter masyarakat dan memperkuat nilai moral generasi muda. Karena itu, keberadaan rumah pelayanan seperti pastori harus mampu menghadirkan ruang konseling, pendampingan rohani, serta pembinaan umat secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Ambon bersama DPRD juga kembali memastikan dukungan terhadap pembangunan sarana pelayanan gereja di Kota Ambon.
“Meskipun situasi ekonomi sedang sulit, kita yakin bahwa bersama Tuhan semua dapat dilakukan dengan baik,” katanya.
Menutup sambutannya, Wattimena mengapresiasi pimpinan jemaat dan panitia pembangunan yang terus menjaga semangat kebersamaan dalam proses pembangunan Pastori I Jemaat GPM Nazareth.
“Satu tangan mungkin tidak kuat, tapi banyak tangan pasti kuat. Kami yakin peletakan batu penjuru ini menjadi awal yang baik dan kita dapat bertemu lagi saat peresmian nanti,” pungkasnya. (AM.N-MS)

















