ASAMMANIS.NEWS,BULA – Sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut, seorang nelayan asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Hasan Fesanlau (46), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh masyarakat setempat pada Kamis, 08/10/2026.
Korban ditemukan di sekitar perairan Kabupaten Seram Bagian Timur setelah sempat hanyut menggunakan longboat akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM) sejak Rabu, 07/10/2026.
Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Bula, Sukri Patty, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut dari Tati Suparsi pada pukul 14.10 WIT.
Menindaklanjuti laporan itu, satu tim rescuer USS Bula dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar tiga mil laut ke arah timur laut.
Upaya pencarian berlangsung selama beberapa jam. Pada pukul 17.30 WIT, tim menerima informasi bahwa korban telah ditemukan oleh masyarakat setempat dan dievakuasi ke Desa Banggoy Pancuran untuk mendapatkan pertolongan.
“Setelah kami mengecek informasi tersebut, benar adanya bahwa korban telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan berada di Desa Banggoy Pancuran,” ujar Sukri dalam siaran pers Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Kamis (8/10/2026).
Berdasarkan keterangan korban kepada Tim SAR, Hasan mengaku kehabisan BBM sehingga longboat yang digunakannya hanyut selama semalaman di laut.
Setelah berhasil ditemukan, Hasan menyampaikan terima kasih kepada Tim SAR atas upaya pencarian yang telah dilakukan. Ia juga berencana beristirahat sementara di Desa Banggoy Pancuran dan kembali ke Kota Bula pada Jumat (9/10/2026), setelah mengisi BBM.
Sementara itu, tim rescuer USS Bula kembali ke Kota Bula pada pukul 23.00 WIT dalam keadaan selamat.
Operasi SAR ini melibatkan personel Rescuer Unit Siaga SAR Bula dengan mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat. Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berkabut, dengan angin tenggara berkecepatan 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.


















