ASAMMANISNEWS,AMBON – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon mengevakuasi seorang kru Kapal Layar Motor (KLM) Sea Safari VI yang mengalami pendarahan akibat kecelakaan kerja di tengah Laut Banda, Maluku.
Korban dievakuasi menggunakan KN SAR Abimanyu setelah mengalami kecelakaan saat hendak menurunkan perahu atau boat menggunakan alat crane di tengah kondisi gelombang laut.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Command Centre Basarnas Ambon dari agen kapal bernama Paul sekitar pukul 03.00 WIT, Agen kapal meminta bantuan evakuasi medis untuk menyelamatkan korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Command Centre Basarnas Ambon langsung berkoordinasi dengan kapten KN SAR Abimanyu dan agen kapal untuk menentukan titik pertemuan atau intercept dengan KLM Sea Safari VI.
Setelah memperoleh titik koordinat, KN SAR Abimanyu dikerahkan sekitar pukul 04.00 WIT menuju lokasi kapal yang berada kurang lebih 55,54 mil laut di sebelah utara Dermaga BRIN Ambon.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Ambon, Andry Azwan Henaulu, S.Kom., yang memimpin langsung pelaksanaan operasi SAR, mengatakan tim melakukan komunikasi radio dengan pihak KLM Sea Safari VI selama perjalanan untuk memastikan posisi terakhir kapal.
“Alhamdulillah pagi tadi sekitar pukul 09.22 WIT KN SAR Abimanyu berhasil menemukan kapal KLM Sea Safari. Selanjutnya korban dievakuasi ke KN SAR Abimanyu dan dibawa menuju Kota Ambon guna mendapatkan perawatan,” ujar Azwan dalam siaran pers Basarnas Ambon, Rabu, 14/10/2026.
Korban Dipantau Petugas Medis Selama Perjalanan
Setelah berhasil dievakuasi dari kapal, korban langsung mendapatkan pemantauan oleh petugas medis Basarnas selama perjalanan menuju Ambon.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi korban tetap stabil hingga tiba di dermaga dan diserahkan kepada pihak yang bertanggung jawab untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
KN SAR Abimanyu tiba di Dermaga BRIN Ambon pada pukul 13.20 WIT. Selanjutnya, korban diserahkan kepada agen kapal untuk dibawa ke rumah sakit guna menjalani perawatan.
Korban diketahui bernama Nafik Ayuba Danurwendo, laki-laki berusia 26 tahun.
Kapal Bawa 22 Penumpang dan 13 Kru
Azwan menjelaskan, KLM Sea Safari VI sebelumnya bertolak dari Ambon pada 8 Oktober 2026 dengan tujuan Banda Neira untuk kegiatan open sea.
Kapal tersebut diawaki oleh 13 orang dan membawa 22 penumpang, termasuk sejumlah warga negara asing asal Swiss dan Jerman.
Setelah proses evakuasi medis selesai, KLM Sea Safari VI dipastikan dalam kondisi baik dan melanjutkan perjalanan menuju Banda Neira. Basarnas juga memastikan seluruh penumpang berada dalam kondisi baik sehingga kapal dapat meneruskan pelayaran.
Operasi SAR ini melibatkan Kepala Seksi Operasi, personel rescuer, serta anak buah kapal (ABK) KN SAR Abimanyu.
Adapun kondisi cuaca di lokasi operasi dilaporkan berkabut, dengan angin bertiup dari tenggara berkecepatan 17 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.
Dengan berhasil dievakuasinya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas pelaksanaan operasi tersebut. (**)


















