ASAMMANIS.NEWS – AMBON, 17 Maret 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara memastikan kesiapan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Apel Siaga Kelistrikan Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, Selasa (17/3/2026).
Apel siaga tersebut menandai dimulainya masa siaga kelistrikan yang berlangsung pada 14–28 Maret 2026. Selama periode itu, PLN mengoptimalkan seluruh aspek operasional guna menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan komitmen PLN dalam menjamin kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri.
“Seluruh personel, sistem, dan peralatan kami pastikan dalam kondisi siap siaga. Kami ingin masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan merayakan Idul Fitri tanpa gangguan kelistrikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi sistem kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara saat ini berada dalam status aman. Hingga awal Maret 2026, daya mampu pasok tercatat sebesar 414,85 MW, dengan beban puncak 267,41 MW dan cadangan daya mencapai 147,44 MW.
Menurutnya, besarnya margin cadangan tersebut menunjukkan kapasitas listrik masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
“Berdasarkan proyeksi, sistem kelistrikan di Ambon maupun Ternate-Tidore diperkirakan tetap dalam kondisi normal hingga Idul Fitri,” tambahnya.
Untuk mendukung keandalan layanan, PLN UIW MMU menyiapkan 37 posko siaga yang tersebar di berbagai wilayah dengan dukungan 1.332 personel.
Selain itu, dua tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiagakan guna melakukan perbaikan jaringan tanpa pemadaman listrik.
Dari sisi peralatan, PLN mengerahkan 67 unit genset, 30 Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit UPS, 174 kendaraan operasional, 56 motor layanan teknik, serta 3 unit crane untuk mengantisipasi potensi gangguan di lapangan.
PLN juga memberikan perhatian khusus pada 40 lokasi prioritas, meliputi tempat ibadah, bandara, pelabuhan, rumah sakit, pusat kegiatan masyarakat, kawasan wisata, serta objek vital pemerintahan dan keamanan.
Soeratmoko menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan responsif.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak serta segera melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat ditangani dengan cepat.
Dengan kesiapan tersebut, PLN optimistis masyarakat di Maluku dan Maluku Utara dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan pasokan listrik. AM.N-SBR



















