ASAMMANIS.NEWS – BATANG – Kepastian pasokan energi bagi kawasan industri di Jawa Tengah dan Jawa Barat semakin menguat seiring mulai beroperasinya proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II.
Pemerintah resmi melakukan pengaliran perdana (gas-in) pada proyek strategis tersebut, yang diharapkan mampu menjamin ketersediaan energi lebih stabil bagi sektor industri sekaligus memberikan kepastian dalam perencanaan investasi dan biaya produksi.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyatakan proyek ini menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi energi nasional.
“Setelah melalui uji coba di setiap ruas dan dinyatakan aman tanpa kebocoran, hari ini kita dapat melakukan seremoni gas-in untuk ruas Cisem Tahap II,” ujarnya saat peresmian di Batang, Rabu (18/3).
Menurutnya, proyek Cisem Tahap II merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui integrasi jaringan gas.
Pemerintah, lanjut Yuliot, tengah mengonsolidasikan berbagai sumber gas domestik, mulai dari kawasan timur Indonesia hingga wilayah Natuna dan Andaman, ke dalam satu sistem transmisi nasional.
Integrasi tersebut diyakini akan mempercepat pengembangan kawasan industri, pusat pertumbuhan ekonomi, hingga kawasan komersial di berbagai daerah.
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman memastikan proyek sepanjang 302 kilometer yang menghubungkan Semarang hingga Cirebon telah siap digunakan oleh konsumen.
“Sejumlah industri telah menyatakan minat untuk memanfaatkan gas dari pipa ini, di antaranya Kilang Balongan dan PT Cikarang Listrindo,” ujarnya.
Proyek Cisem menjadi bagian penting dalam integrasi jaringan pipa gas nasional yang menghubungkan Sumatera dan Jawa.
Dengan rampungnya tahap kedua ini serta rencana pembangunan pipa Dumai–Sei Mangkei dalam beberapa tahun ke depan, sistem transmisi gas antarwilayah ditargetkan terintegrasi penuh.
Kondisi tersebut memungkinkan distribusi gas dari wilayah surplus seperti Jawa Timur ke daerah dengan permintaan tinggi seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Selain memperkuat pasokan, integrasi ini juga diharapkan mendorong peningkatan pemanfaatan gas untuk kebutuhan dalam negeri serta mengurangi ketergantungan pada ekspor.
Dengan mulai mengalirnya gas melalui Cisem Tahap II, pemerintah optimistis sektor industri akan memperoleh kepastian energi yang lebih baik, sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. AM.N-SBR


















