ASAMMANIS.NEWS – Ambon – Gubernur Maluku memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku usai libur Idulfitri, yang digelar di Lapangan Merdeka, Ambon, Selasa (31/3/2026).
Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa apel perdana bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat kembali komitmen dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Libur telah usai. Saatnya kita kembali pada ritme kerja dengan penuh komitmen, semangat, dan energi baru. Apel hari ini adalah momentum untuk menegaskan kembali tujuan kita bersama,” ujar Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan sejumlah poin strategis yang harus menjadi perhatian seluruh ASN. Pertama, terkait pengelolaan fiskal daerah, ASN diminta bekerja lebih cermat, efisien, dan tepat sasaran di tengah keterbatasan anggaran. Ia menekankan bahwa kondisi fiskal tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja, melainkan harus mendorong lahirnya inovasi serta kebijakan belanja yang berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika geopolitik global yang berdampak pada sektor energi dan sumber daya. ASN diimbau menggunakan energi secara bijak serta tidak terpengaruh kepanikan berlebihan, seraya memastikan bahwa pemerintah menjamin ketersediaan energi tetap aman.
Terkait kebijakan fleksibilitas kerja, Gubernur mengungkapkan bahwa pemerintah pusat tengah mendorong penerapan skema Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH). Pemerintah Provinsi Maluku, kata dia, masih melakukan kajian untuk memastikan efektivitas kebijakan tersebut tanpa mengganggu pencapaian target kinerja, khususnya pada sektor pelayanan publik.
Gubernur juga menekankan pentingnya kepatuhan ASN dalam memenuhi kewajiban pelaporan, seperti SPT Tahunan melalui Core Tax, LHKPN, serta laporan institusional lainnya. Menurutnya, kepatuhan tersebut merupakan cerminan integritas, transparansi, dan akuntabilitas sebagai penyelenggara negara.
Di sisi lain, ASN diingatkan untuk bijak dalam bermedia sosial dengan menyebarkan informasi yang benar dan menyejukkan, serta menghindari konten provokatif. ASN juga diharapkan berperan aktif dalam menangkal hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian, sekaligus menjaga persatuan dalam semangat “orang basudara”.
Gubernur menegaskan seluruh arahan tersebut harus ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh pimpinan perangkat daerah hingga ke tingkat staf.
“Mari kita bangun komitmen bersama untuk memperkuat disiplin, meningkatkan kinerja, dan menjaga integritas demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan melayani,” tegasnya.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, staf ahli gubernur, para asisten sekda, pimpinan perangkat daerah, serta seluruh ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku. AM.N-SBR



















