ASAMMANIS.NEWS – Ambon – Sekretaris Kota Ambon, Roberd Sapulette menegaskan pentingnya pelaksanaan Olimpiade Bintang Sekolah sebagai wadah strategis untuk mengasah kemampuan, karakter, dan daya saing generasi muda sejak usia dini.
Penegasan itu disampaikan Sapulette saat menghadiri penutupan Olimpiade Bintang Sekolah yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Eduasyik, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan peserta mulai dari tingkat TK hingga SMA/sederajat tersebut bukan sekadar kompetisi akademik, tetapi menjadi momentum penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Kota Ambon di masa depan.
“Olimpiade seperti ini sangat baik untuk anak-anak kita. Ini menjadi ruang penting untuk mengasah kemampuan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing,” ujar Sapulette.
Ia mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan kegiatan pendidikan berbasis kompetisi yang dinilai mampu menumbuhkan semangat belajar, mental kompetitif, serta kepercayaan diri para siswa.
Namun demikian, Sapulette juga menyoroti laporan panitia terkait adanya penurunan nilai peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kota Ambon.
“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Event seperti ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk melatih dan meningkatkan kualitas kemampuan anak-anak,” tegasnya.
Ia menilai pembinaan akademik harus dilakukan secara berkelanjutan agar siswa di Ambon mampu bersaing pada level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional. Hal tersebut sejalan dengan semakin ketatnya persaingan pendidikan dan kompetisi sains di Indonesia.
Sapulette berharap Olimpiade Bintang Sekolah dapat terus berkembang setiap tahun, baik dari sisi kualitas penyelenggaraan maupun jumlah peserta yang terlibat.
Menurutnya, antusiasme lebih dari 400 peserta tahun ini menunjukkan bahwa minat pelajar terhadap kompetisi akademik terus meningkat dan perlu didukung secara serius oleh pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
“Kita ingin anak-anak ini dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional. Ini bagian dari proses panjang menyiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah, sekolah, lembaga pendidikan, dan orang tua untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan serta mendorong prestasi siswa di berbagai bidang.
“Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut dan berkembang, sehingga mampu melahirkan generasi muda Ambon yang cerdas, kompetitif, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” tutupnya. (AM.N-MS)

















