ASAMMANIS.NEWS – Di tengah dinamika pembangunan dan semangat perubahan generasi muda di Kabupaten Maluku Tenggara, nama Muhammad Tahir Renleew atau yang akrab dikenal dengan akronim MTR mulai mendapat perhatian luas sebagai salah satu figur muda yang dinilai memiliki pengalaman organisasi, jejaring, dan kapasitas kepemimpinan yang kuat.
Lahir di Mastur pada 15 Desember 1990, MTR dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari proses panjang dunia organisasi kepemudaan. Kiprahnya mulai menonjol ketika dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Ternate, Maluku Utara periode 2013–2015. Dari organisasi tersebut, ia ditempa dalam tradisi kepemimpinan, intelektualitas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Tidak hanya aktif di dunia organisasi, MTR juga terus memperluas pengaruhnya di bidang kewirausahaan. Saat ini, ia menjabat sebagai Koordinator BPD HIPMI Maluku Wilayah III periode 2025–2027. Posisi tersebut menegaskan perannya dalam mendorong pertumbuhan pengusaha muda dan penguatan ekonomi daerah, khususnya di kawasan Maluku.
Sebagai pengusaha muda di Kabupaten Maluku Tenggara, MTR dikenal aktif membangun jaringan usaha sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor ekonomi produktif. Baginya, pemuda tidak hanya harus kritis dalam gagasan, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Kini, langkah pengabdiannya memasuki babak baru. Muhammad Tahir Renleew menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tenggara. Kehadirannya dinilai membawa harapan baru bagi kalangan pemuda yang menginginkan organisasi KNPI lebih aktif, inklusif, dan mampu menjadi wadah persatuan seluruh elemen kepemudaan.
Sebagai bentuk keseriusannya dalam kontestasi kepemudaan tersebut, pada Senin, 8 Juni 2026, melalui Tim Pemenangan MTR, pihaknya secara resmi telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua KNPI Kabupaten Maluku Tenggara. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa MTR siap bertarung dan membawa gagasan baru bagi masa depan organisasi kepemudaan di daerah tersebut.
Dengan latar belakang organisasi yang matang serta pengalaman di dunia usaha, MTR diyakini memiliki visi untuk membawa KNPI Maluku Tenggara menjadi organisasi yang progresif, mandiri, dan berdaya saing. Semangat kolaborasi, pemberdayaan pemuda, dan pembangunan daerah menjadi nilai yang terus ia gaungkan dalam setiap langkah pengabdiannya.
Bagi banyak kalangan, Muhammad Tahir Renleew bukan sekadar figur pengusaha muda, tetapi representasi generasi baru pemimpin pemuda Maluku Tenggara yang siap membawa perubahan dan energi baru bagi masa depan daerah. (AM.N-SBR)



















