ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat karakter generasi muda melalui Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) bertema “Generasi Muda Penjaga Benteng Kognitif NKRI untuk Indonesia Emas 2045.” Kegiatan yang berlangsung di Hotel Santika Premier Ambon, Kamis (30/7), dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dan menghadirkan Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Parhulutan Marpaung.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembinaan kesadaran bela negara merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, di tengah derasnya arus digitalisasi dan penyebaran informasi yang begitu cepat, generasi muda dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, literasi digital yang baik, serta mampu membedakan fakta dan opini agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi.
“Generasi muda harus mampu berpikir kritis, memiliki literasi digital yang baik, menolak hoaks, tidak mudah terprovokasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Bodewin.
Ia menekankan bahwa bela negara di era modern tidak lagi dimaknai sebatas mengangkat senjata, tetapi diwujudkan melalui sikap, perilaku, serta kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi pelajar dan mahasiswa, kata Bodewin, bela negara dapat diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh, melahirkan inovasi, menjaga persatuan, serta menjadi generasi yang mampu memberikan solusi bagi bangsa. Sementara bagi tenaga pendidik, bela negara tercermin melalui keteladanan dalam membentuk karakter peserta didik.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, berkomitmen mendukung seluruh program pembinaan dan pendidikan bela negara sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami percaya, melalui pembinaan kesadaran bela negara akan lahir generasi muda Ambon yang berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu mengabdikan seluruh potensi dan kemampuannya bagi bangsa dan negara,” katanya.
Bodewin juga mengajak seluruh peserta untuk terus merawat keberagaman, menjaga semangat kebinekaan, dan memperkuat persatuan sebagai fondasi utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mari bersama-sama merawat keberagaman dan menjaga kebinekaan agar Indonesia tetap berdiri kokoh, berdaulat, dan semakin maju,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pelajar tingkat SMP, SMA, SMK, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Ambon. Pelaksanaan PKBN mengacu pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, serta berbagai kebijakan nasional yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Ambon berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta mampu menjadi benteng pertahanan bangsa di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan teknologi informasi. (AM.N-MS)


















