ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Wakil Perkumpulan Anak Negeri Pulau Ambon, Rajab Tatuhey, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat dan responsif yang dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Ruslan Malik, dalam mengantisipasi dampak kekeringan dan krisis air bersih akibat fenomena El Nino yang melanda sejumlah wilayah di Maluku.
Menurut Rajab, kepekaan seorang pemimpin terhadap kondisi sosial masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan persoalan yang dihadapi warga, khususnya terkait ketersediaan air bersih.
“Kami memberikan apresiasi atas kepekaan yang ditunjukkan oleh Plt Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku, Bapak Ruslan Malik. Beliau telah melakukan aksi secara cepat dan nyata dalam mengantisipasi kekeringan dan krisis air bersih akibat fenomena El Nino yang terjadi saat ini,” 02/09/2026. ujar Rajab.
Ia mengatakan, sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak El Nino secara bertahap mulai mendapat penanganan. Hal tersebut, kata dia, tetap dilakukan meskipun terdapat berbagai keterbatasan, termasuk kondisi anggaran yang terdampak kebijakan efisiensi.
Rajab menilai langkah cepat BWS Maluku dalam merespons persoalan air bersih menunjukkan kinerja positif di bawah kepemimpinan Ruslan Malik sebagai Plt Kepala BWS Maluku.
Beberapa daerah yang terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih, di antaranya Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Seram Bagian Timur dan Maluku Tengah, disebut telah mendapat perhatian dan penanganan.
“Hal ini menunjukkan bahwa BWS Maluku di bawah kendali Pak Ruslan Malik berjalan dengan baik dan menunjukkan kinerja yang positif. Sejumlah daerah yang terdampak El Nino dapat ditangani dengan cepat dan baik,” katanya.
Sebagai bagian dari masyarakat Maluku, Rajab mengaku terpanggil untuk memberikan dukungan terhadap figur pemimpin yang dinilai memiliki kepedulian dan komitmen dalam menangani persoalan masyarakat.
Menurut dia, apresiasi tersebut bukan diberikan tanpa alasan, melainkan berdasarkan penilaian terhadap kinerja Ruslan Malik sejak dipercaya menjalankan tugas sebagai Plt Kepala BWS Maluku.
Rajab juga menilai latar belakang Ruslan Malik sebagai putra daerah Maluku menjadi salah satu modal penting dalam memahami karakteristik wilayah dan persoalan sumber daya manusia di daerah.
Ruslan Malik diketahui lahir dan tumbuh di Kota Ambon hingga dewasa. Dengan latar belakang tersebut, Rajab meyakini Ruslan memiliki pemahaman yang baik terhadap kondisi geografis maupun persoalan masyarakat Maluku, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air.
“Sebagai putra daerah, tentu beliau memahami karakteristik wilayah dan masyarakat Maluku. Kami meyakini beliau memiliki komitmen yang kuat dan merasa terpanggil untuk benar-benar mengabdikan dirinya bagi masyarakat Maluku,” ujarnya.
Rajab menegaskan, persoalan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang membutuhkan perhatian serius, terutama ketika sejumlah daerah menghadapi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino.
Karena itu, ia berharap langkah cepat dan kepedulian yang telah ditunjukkan BWS Maluku dapat terus dipertahankan dan diperkuat agar masyarakat di berbagai wilayah Maluku yang mengalami kesulitan air bersih dapat memperoleh penanganan secara cepat dan berkelanjutan.
“Seorang pemimpin memang harus peka terhadap kondisi sosial kemasyarakatan. Dengan kepekaan tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera direspons dan dicarikan solusi, terutama dalam penyediaan air bersih di tengah dampak fenomena El Nino,” pungkas Rajab. (AM.N-SBR)


















