JAYAPURA, ASAMMANIS.NEWS — Universitas Papua Madani Jayapura (UPMJ) terus memperkenalkan program pendidikan dan kehidupan akademik kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru yang dirangkaikan dengan agenda syukuran dan silaturahmi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama civitas academica UPMJ.Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, (19/09/2026) dengan lokasi sosialisasi di kawasan Car Free Day (CFD) Jembatan Merah, Holtekamp, Kota Jayapura.
Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Pondok Pink, Pantai Hamadi, dalam agenda syukuran dan silaturahmi mahasiswa bersama dosen.
Sosialisasi mengangkat tema “Membangun Generasi Papua yang Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing.” Melalui kegiatan ini, UPMJ memperkenalkan berbagai informasi mengenai program studi, sistem akademik dan perkuliahan, fasilitas kampus, beasiswa, organisasi kemahasiswaan, hingga peluang pengembangan kompetensi mahasiswa.

Mewakili Rektor UPMJ, Wakil Rektor II Bidang Pengawasan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan Kemahasiswaan, Dr. Yamin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapan agar UPMJ terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan profesionalisme dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Harapan kami UPMJ ke depan semakin baik dan profesional dalam menjalankan prinsip Tridharma Perguruan Tinggi. Karena itu, seluruh unsur kampus harus bekerja sama untuk membangun kelembagaan yang semakin kuat,” ujar . Yamin.
Dalam arahannya, ia juga menegaskan bahwa BEM memiliki posisi penting sebagai wadah pengembangan mahasiswa sekaligus ruang untuk menampung dan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pihak universitas secara konstruktif.
“BEM harus menjadi wadah pengembangan mahasiswa, sekaligus tempat untuk menampung dan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pihak universitas secara konstruktif. Kami berharap BEM dapat menjalankan perannya dengan baik dan membangun komunikasi yang positif dengan pihak kampus,” katanya.
Menurut . Yamin, organisasi kemahasiswaan tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai potensi, baik akademik maupun nonakademik.
“Organisasi kemahasiswaan harus mampu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, baik di bidang akademik, kepemimpinan, organisasi, olahraga, seni maupun kewirausahaan. Dari sinilah mahasiswa dapat belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, kritis, kreatif, dan berintegritas,” tuturnya.
Ia berharap BEM dapat membangun solidaritas dan kebersamaan antarmahasiswa serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi pengembangan mahasiswa.
“Kami berharap BEM dapat membangun
solidaritas dan kebersamaan antarmahasiswa serta mendorong kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi pengembangan akademik maupun nonakademik mahasiswa,” ujarnya.
Yamin juga menyebut kegiatan sosialisasi kampus yang dirangkaikan dengan syukuran dan silaturahmi menjadi salah satu momentum awal untuk memperkuat organisasi kemahasiswaan di lingkungan UPMJ.
“Saya berharap kegiatan sosialisasi kampus, syukuran, dan silaturahmi yang dilaksanakan BEM ini menjadi langkah awal bagi kemajuan organisasi kemahasiswaan dan kampus, khususnya dalam membangun tata kelola organisasi mahasiswa yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia mengakui UPMJ masih berada dalam tahap pengembangan, demikian pula dengan BEM yang baru terbentuk. Karena itu, diperlukan kerja sama dan kolaborasi antara pengurus BEM, mahasiswa, dan pihak universitas.
“Kampus kita masih baru dan BEM kita juga baru terbentuk. Karena itu, dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak. Saya berharap pengurus BEM dapat menyelesaikan tugas-tugas organisasinya dengan baik, kemudian memperkuat dan membenahi organisasi kemahasiswaan hingga ke tingkat Himpunan Mahasiswa Program Studi atau HIMAPRO dan Unit Kegiatan Mahasiswa,” pungkasnya.
Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Sementara itu, Kepala Lembaga Inovasi dan Kerja Sama UPMJ, Robert Marien,S. Pd,.M.Pd mengatakan kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru sekaligus pengenalan kampus tersebut digagas oleh BEM UPMJ di bawah kepemimpinan Ketua BEM, Rustam Husaid.
Menurut Robert, mahasiswa turun langsung ke tengah masyarakat untuk memperkenalkan UPMJ melalui pembagian brosur dan pamflet yang memuat informasi mengenai fakultas dan program studi yang tersedia.
“Hari ini telah berlangsung kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru sekaligus pengenalan Universitas Papua Madani kepada publik yang berlokasi di kawasan Jembatan Merah dan sekitarnya di Kota Jayapura. Kegiatan ini digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa di bawah kepemimpinan Saudara Rustam sebagai Ketua BEM,” jelas Robert.
Ia mengatakan, masyarakat menunjukkan respons melalui komunikasi langsung dengan mahasiswa. Sejumlah warga juga menanyakan program studi, proses perkuliahan, serta peluang melanjutkan pendidikan di UPMJ.
“Cukup banyak masyarakat yang mengambil brosur. Selain itu, terjadi komunikasi langsung antara mahasiswa dan masyarakat. Ada yang bertanya mengenai kampus, program studi, maupun proses perkuliahan. Ini menjadi bagian penting dari upaya kami agar UPMJ semakin dikenal oleh masyarakat,” katanya.

Robert berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan informasi kepada masyarakat, terutama pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di UPMJ.
“Harapan kami, masyarakat semakin mengetahui keberadaan UPMJ, terutama anak-anak yang sedang bersekolah di SMA maupun SMK, sehingga mereka memiliki informasi dan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UPMJ. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah program studi yang tersedia di UPMJ berkaitan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja, di antaranya Program Studi Bisnis Digital, Rekayasa Perangkat Lunak, Farmasi, serta bidang pendidikan, termasuk Pendidikan Jasmani.
“Kami melihat bidang ilmu yang ada di UPMJ memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Misalnya, Program Studi Bisnis Digital dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri menghadapi perkembangan ekonomi berbasis digital. Demikian juga Rekayasa Perangkat Lunak, Farmasi, dan bidang pendidikan yang mempersiapkan calon tenaga pendidik,” ungkapnya.
Syukuran dan Silaturahmi
Usai sosialisasi dilakukan dilanjutkan dengan syukuran dan silaturahmi mahasiswa bersama dosen di Pondok Pink, Pantai Hamadi, Kota Jayapura.
Robert mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan akademik UPMJ.
“Setelah kegiatan sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIT, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan silaturahmi antara mahasiswa dan dosen di Pondok Pink Hamadi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan dosen saling mengenal sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan kampus,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan berbagai organisasi kemahasiswaan yang berada di lingkungan UPMJ, di antaranya BEM, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRO), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
“Organisasi kemahasiswaan juga menjadi bagian penting dalam pengembangan mahasiswa. BEM, HIMAPRO, dan Unit Kegiatan Mahasiswa akan terus diperkenalkan dan diperkuat berbagai kegiatannya, dengan pusat aktivitas atau home base di kampus UPMJ,” pungkas Robert.

Selain Itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua Madani Jayapura (UPMJ), Rustam Husaid Renwarin, mengatakan kegiatan sosialisasi kampus, syukuran, dan silaturahmi bersama civitas academica UPMJ merupakan bagian dari langkah awal BEM dalam membangun kebersamaan sekaligus memperkenalkan UPMJ kepada masyarakat.
Menurut Rustam, kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di kawasan Jembatan Merah, Holtekamp, menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menyampaikan informasi mengenai keberadaan UPMJ serta program pendidikan yang tersedia.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program awal BEM UPMJ untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat, khususnya generasi muda Papua, mengetahui keberadaan UPMJ, program studi yang tersedia, serta peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus ini,” ujar Rustam.
Ia mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi menjadi pengalaman penting bagi pengurus BEM dan mahasiswa untuk belajar berkomunikasi serta membangun hubungan dengan masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan di lingkungan kampus, tetapi juga mampu hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, melalui kegiatan ini kami mengajak mahasiswa bersama-sama memperkenalkan UPMJ kepada masyarakat,” katanya.
Rustam menambahkan, agenda syukuran dan silaturahmi bersama civitas academica UPMJ di Pondok Pink, Pantai Hamadi, menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan pimpinan universitas.
“Syukuran dan silaturahmi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempererat kebersamaan antara mahasiswa, dosen, dan seluruh civitas academica UPMJ. Kami berharap komunikasi dan hubungan kekeluargaan di lingkungan kampus semakin baik,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa BEM UPMJ akan berupaya menjalankan fungsi organisasi sebagai wadah pengembangan mahasiswa serta mendorong kegiatan yang memberikan manfaat bagi kampus dan masyarakat.
“Sebagai BEM yang baru terbentuk, tentu masih banyak hal yang harus kami pelajari dan benahi. Kami akan berusaha membangun BEM yang aktif, terbuka, dan mampu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi serta menyampaikan aspirasi secara baik dan konstruktif,” ungkap Rustam.
Rustam berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari berbagai program BEM UPMJ ke depan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun BEM UPMJ yang lebih solid. Ke depan, kami ingin menghadirkan kegiatan yang dapat mendukung pengembangan mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan UPMJ dan masyarakat,” pungkasnya (AM.N-AAD)


















