ASAMMANISNEWS,BALI — Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Kegiatan Irigasi Perpompaan, Irigasi Perpipaan, dan Bangunan Konservasi Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Bali pada 23–26 September 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam percepatan program konservasi dan pengembangan sumber daya air untuk mendukung sektor pertanian.
Rakor juga membahas kesiapan pelaksanaan berbagai kegiatan di daerah, khususnya pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian, Asmarhansyah, S.P., M.Sc., Ph.D., serta Kepala Balai Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kelas II Mataram, Suparman, S.P., M.P.
Kehadiran Bupati Maluku Tengah dalam forum tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan infrastruktur sumber daya air pertanian di wilayah Maluku Tengah.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam memastikan program irigasi dan konservasi sumber air berjalan sesuai kebutuhan daerah.
Pengembangan infrastruktur air pertanian dinilai penting dalam menunjang produktivitas sektor pertanian sekaligus mendukung upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Maluku Tengah.
Dengan adanya dukungan dan koordinasi lintas pemerintahan, berbagai program irigasi dan konservasi sumber air diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan di Maluku Tengah. (*)


















