ASAMMANISNEWS,AMAHAI — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Amahai untuk memperkuat semangat pengabdian, loyalitas, serta komitmen dalam memberikan pelayanan publik di sektor kepelabuhanan.
Semangat tersebut tercermin dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar UPP Kelas III Amahai pada Senin, 17 Agustus 2026, bertempat di Dermaga Pelabuhan Laut Amahai.
Upacara berlangsung sederhana namun penuh khidmat. Kepala UPP Kelas III Amahai, Abdul Radak Kelrey, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, personel TNI dan Polri yang melaksanakan pengamanan di kawasan pelabuhan, perwakilan buruh angkut, serta sejumlah pedagang asongan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran bahwa pelabuhan bukan hanya menjadi simpul transportasi dan aktivitas ekonomi, tetapi juga merupakan ruang pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Dalam momentum kemerdekaan ini, Abdul Radak Kelrey menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk pengabdian dan pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita maknai sebagai semangat untuk terus mengabdi, bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bagi kami di UPP Kelas III Amahai, tugas pelayanan publik merupakan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan loyalitas, disiplin dan integritas,” ungkap Radak.
Menurutnya, keberadaan UPP sebagai institusi pemerintah yang melaksanakan fungsi pelayanan di bidang kepelabuhanan memiliki tanggung jawab untuk memastikan aktivitas pelabuhan berjalan secara aman, tertib, lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, setiap personel UPP Kelas III Amahai dituntut untuk memiliki semangat kerja yang berorientasi pada pelayanan. Loyalitas kepada tugas, kata dia, bukan semata-mata ditunjukkan melalui pelaksanaan rutinitas kedinasan, tetapi juga melalui kesungguhan dalam merespons kebutuhan masyarakat dan pengguna jasa kepelabuhanan.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan di Pelabuhan Amahai terus berjalan dengan baik. Setiap tugas yang dipercayakan kepada kami harus dilaksanakan secara profesional dan bertanggung jawab. Masyarakat dan pengguna jasa adalah bagian penting dari pelayanan yang kami lakukan,” ujarnya.
Teguhkan Komitmen Pelayanan Publik
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi momentum bagi UPP Kelas III Amahai untuk meneguhkan kembali komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut mencakup upaya menjaga kelancaran aktivitas kepelabuhanan, menciptakan situasi yang aman dan kondusif, meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta memberikan pelayanan secara transparan dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Radak menegaskan bahwa pelayanan publik membutuhkan sinergi seluruh pihak. Menurutnya, pelabuhan merupakan ekosistem yang melibatkan banyak unsur, mulai dari petugas pelabuhan, aparat keamanan, buruh angkut, pedagang, masyarakat, hingga para pengguna jasa.
“Tidak mungkin pelayanan pelabuhan berjalan maksimal jika hanya dilakukan oleh satu pihak. Karena itu, sinergi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder harus terus kita bangun. Kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Pelabuhan Amahai tetap aman, tertib dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran dan pihak yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Amahai untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat dalam bekerja dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Loyalitas sebagai Bentuk Pengabdian
Lebih lanjut, loyalitas dalam menjalankan tugas pelayanan publik dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Loyalitas tersebut diwujudkan melalui kedisiplinan dalam menjalankan tugas, kesediaan memberikan pelayanan secara optimal, menjaga etika dan profesionalitas, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam aktivitas kepelabuhanan.
“Kita bekerja bukan hanya untuk menyelesaikan kewajiban administratif, tetapi bagaimana kehadiran kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itulah bagian dari pengabdian dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pelayanan publik,” demikian pesan Kepala UPP Kelas III Amahai yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi.
Ia berharap semangat tersebut dapat terus dipelihara oleh seluruh jajaran UPP Kelas III Amahai, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.
Perkuat Sinergi di Pelabuhan Amahai
Sementara itu, keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat TNI-Polri, buruh angkut dan pedagang asongan dalam upacara HUT Kemerdekaan RI menunjukkan kuatnya hubungan sosial antara UPP Kelas III Amahai dengan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.
Bagi UPP Kelas III Amahai, hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan seluruh stakeholder merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang kondusif.
Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya terbangun pada momentum peringatan hari besar nasional, tetapi terus terjaga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelabuhan ini merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Amahai, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya agar tetap aman, tertib dan memberikan pelayanan yang maksimal,” ungkapnya.
Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UPP Kelas III Amahai meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan publik, memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder, serta menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas kepelabuhanan.
Kemerdekaan, pada akhirnya, tidak hanya dimaknai melalui seremoni dan upacara, tetapi juga melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, integritas, serta kontribusi setiap insan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.


















