ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Laju inflasi Kota Ambon kembali menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan hasil evaluasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), angka inflasi tercatat mencapai 3,78 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 2,84 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk memperkuat langkah pengendalian harga dan menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.
Kenaikan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat evaluasi TPID yang dipimpin Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, guna meninjau implementasi program pengendalian inflasi sekaligus memastikan pelaporan kepada pemerintah pusat berjalan optimal.
Ely menegaskan, rapat evaluasi tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin, melainkan harus menjadi tolok ukur efektivitas setiap kebijakan yang telah disepakati.
“Setiap kali evaluasi seperti ini, yang ingin saya lihat adalah tindak lanjut dari hasil rapat sebelumnya. Apakah langkah-langkah yang telah disepakati benar-benar dijalankan dan memberikan dampak terhadap angka inflasi kita,” tegasnya.
Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) teknis menyampaikan laporan secara konkret mengenai program yang telah dilaksanakan, termasuk perkembangan kerja sama dengan daerah penyangga dalam menjamin ketersediaan pasokan pangan.
Menurutnya, kerja sama antardaerah yang telah dibangun melalui Memorandum of Understanding (MoU) harus terus dievaluasi agar tetap efektif dalam menjaga distribusi dan stabilitas harga komoditas strategis.
“Saya ingin mendapatkan laporan dari dinas teknis mengenai apa saja yang sudah dilakukan. Bagaimana perkembangan kerja sama dengan daerah penyangga, apakah MoU yang telah ditandatangani masih berjalan, termasuk bagaimana komunikasi yang dibangun,” ujarnya.
Selain mengevaluasi implementasi program, Ely menekankan pentingnya kualitas laporan yang disampaikan kepada pemerintah pusat. Menurutnya, laporan tersebut harus mampu menggambarkan secara utuh berbagai strategi yang telah dilakukan Pemkot Ambon dalam mengendalikan inflasi.
“Evaluasi ini bukan hanya soal implementasi program, tetapi juga memastikan laporan kepada pemerintah pusat benar-benar mencerminkan langkah-langkah strategis yang telah dilakukan dalam pengendalian inflasi di Kota Ambon,” tandasnya.
Dengan inflasi yang naik dari 2,84 persen menjadi 3,78 persen, Pemkot Ambon berharap seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi, mempercepat pelaksanaan program pengendalian harga, serta memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga sehingga tekanan inflasi dapat dikendalikan pada bulan-bulan mendatang. (AM.N-MS)

















