ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Ombudsman Republik Indonesia memastikan ketersediaan stok bahan pokok di Maluku dalam kondisi aman menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus hingga akhir tahun 2026. Kepastian itu diperoleh setelah melakukan peninjauan langsung ke Gudang Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara di kawasan Halong, Kota Ambon, Selasa (28/7).
Peninjauan dipimpin Anggota Komisioner Ombudsman RI, Fikri Yasin, didampingi Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena serta Kepala Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir. Rombongan mengecek sejumlah gudang penyimpanan yang berisi komoditas strategis, terutama beras dan minyak goreng.
Fikri Yasin mengatakan, inspeksi tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah potensi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan Hari Kemerdekaan hingga penghujung tahun.
“Kita pertama melihat kesiapan Bulog soal stok pangannya. Biasanya menjelang 17 Agustus hingga akhir tahun terjadi fluktuasi. Dari penjelasan Pak Wali, kondisinya sudah stabil dan semoga dapat terus dijaga dengan baik,” ujarnya kepada wartawan usai peninjauan.
Menurut Fikri, beras tetap menjadi komoditas utama yang harus dijamin ketersediaannya karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Namun, ia menilai peran Bulog tidak seharusnya terbatas pada penyaluran bantuan pangan semata.
“Kalau Bulog hanya sekadar menyalurkan bantuan pangan saja, menurut kami terlalu sederhana cara kerjanya. Bulog juga perlu memperkuat penyediaan komoditas pokok lainnya seperti minyak goreng dan kebutuhan pangan strategis lainnya,” tegasnya.
Ia berharap Bulog terus menjaga stabilitas stok dan distribusi pangan agar pasokan tetap aman serta harga kebutuhan pokok tetap terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum-momentum tertentu.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Ombudsman RI dalam memastikan pelayanan publik di sektor ketahanan pangan berjalan optimal, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait ketersediaan bahan pokok di Maluku. (AM.N-MS)


















