ASAMMANISNEWS,AMBON – Pemerintah Provinsi Maluku bersama Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku secara resmi melepas Kontingen Daerah Maluku untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Maluku, Ambon, Rabu (5/8/2026), dan dihadiri jajaran pengurus Kwarda Maluku, pimpinan kontingen, pembina pendamping, orang tua peserta, serta sejumlah tamu undangan.
Gubernur Maluku, Henderik Lewerissa yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kasrul Selang, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Maluku beserta seluruh jajaran pengurus, pimpinan kontingen, pembina pendamping, dan semua pihak yang telah mempersiapkan keberangkatan kontingen menuju Jambore Nasional XII.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka beserta jajaran pengurus, Pimpinan Kontingen Daerah, para pembina pendamping, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kontingen Daerah Maluku siap mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026,” demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Kasrul Selang.
Menurutnya, Jambore Nasional bukan sekadar ajang pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia, melainkan wahana pendidikan karakter yang menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, membangun persahabatan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Tema Jambore Nasional XII tahun ini, “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, sangat relevan dengan tantangan pembangunan nasional saat ini. Tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pemerintah Provinsi Maluku juga menegaskan bahwa keterbatasan akibat efisiensi anggaran tidak boleh menjadi hambatan dalam pembinaan generasi muda. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki secara optimal.
Kepada seluruh peserta, Gubernur berpesan agar selalu menjaga nama baik Maluku, menjunjung tinggi disiplin, mempererat persaudaraan, memanfaatkan kesempatan untuk belajar, serta menjaga kesehatan dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sementara kepada para pembina pendamping dan pimpinan kontingen, pemerintah meminta agar terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman hingga kembali ke daerah.
Ditempat yang sama, Ketua Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) Maluku, Kak Saiful Almaskaty, dalam laporannya menyampaikan bahwa keikutsertaan Kontingen Daerah Maluku pada Jambore Nasional XII merupakan bentuk komitmen Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Maluku dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
Dijelaskan, Jambore Nasional menjadi wadah pembinaan bagi Pramuka Penggalang untuk membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, memperkuat kemandirian, serta menanamkan semangat kebangsaan berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Saiful menyebut, Kontingen Daerah Maluku yang diberangkatkan berjumlah 397 orang, terdiri atas 171 peserta putra, 157 peserta putri, 41 pembina pendamping, 16 Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab), serta 12 Pimpinan Kontingen Daerah beserta unsur pendukung.
Seluruh peserta merupakan perwakilan dari 11 Kwartir Cabang di Provinsi Maluku, yakni Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru, Buru Selatan, Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Kabupaten Kepulauan Aru.
Ia juga menjelaskan bahwa keberangkatan kontingen dilakukan secara bertahap menggunakan transportasi laut. Tahap pertama telah diberangkatkan pada 17 Juli 2026 untuk kontingen dari Kabupaten Kepulauan Aru, Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tenggara. Selanjutnya, tahap kedua dijadwalkan berangkat pada 6 Agustus 2026 yang meliputi kontingen dari Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru, Buru Selatan, dan Kepulauan Tanimbar. Adapun kontingen dari Kabupaten Maluku Barat Daya akan diberangkatkan melalui Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Selama mengikuti Jambore Nasional XII, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan pendidikan kepramukaan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kepemimpinan, kreativitas, inovasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka dari seluruh Indonesia,” tutup Saiful.
Pemerintah Provinsi Maluku berharap, kontingen yang dilepas menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026 mampu mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional serta kembali membawa pengalaman, prestasi, dan inspirasi bagi kemajuan generasi muda di daerah.


















