ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi merupakan sekolah pertama yang membentuk karakter, kepribadian, dan masa depan setiap anak. Di dalam keluarga, anak pertama kali belajar tentang kasih sayang, rasa aman, penghargaan, hingga cara berkomunikasi yang baik sebelum mengenal lingkungan yang lebih luas.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon, Dr. Ronal H. Lekransy, ST., M.Si., melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (29/7).
Menurut Ronal, lingkungan keluarga memiliki peran yang sangat menentukan dalam membangun karakter anak sejak usia dini. Anak yang tumbuh dalam suasana penuh perhatian, dihargai pendapatnya, dan diperlakukan dengan kasih sayang akan berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, tangguh, dan memiliki kestabilan emosional.
“Ketika anak didengarkan dengan penuh perhatian, dihargai, dan diperlakukan dengan kasih sayang, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, memiliki pendirian yang kuat, serta mampu mengelola emosinya dengan bijaksana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kemampuan mengelola emosi menjadi bekal penting bagi anak saat memasuki lingkungan sekolah maupun kehidupan sosial. Anak yang dibesarkan dalam keluarga yang harmonis akan lebih siap menghadapi perbedaan pendapat, tantangan, dan berbagai dinamika kehidupan.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama yang menentukan seberapa kuat seorang anak menghadapi perubahan zaman.
Karena itu, Ronal mengajak setiap orang tua untuk membangun pola komunikasi yang hangat, terbuka, dan penuh kasih di dalam rumah. Hal-hal sederhana, seperti meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita anak, berbicara dengan lembut, dan memberikan perhatian yang tulus, memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter mereka.
“Setiap percakapan yang tulus, setiap waktu yang diberikan untuk mendengarkan, dan setiap kata yang disampaikan dengan penuh kasih akan membekas dalam diri anak serta menjadi bekal berharga bagi kehidupannya di masa depan,” katanya.
Ronal menegaskan, membangun komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, memiliki kepedulian sosial, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan dengan bijaksana.
“Rumah adalah tempat pertama menanamkan nilai-nilai kehidupan. Dari sanalah lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (AM.N-MS)


















