ASAMMANIS.NEWS – TAPANULI SELATAN – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot meninjau pelaksanaan program bahan bakar biodiesel B50 di SPBU 14.227.322, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (31/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kelancaran pasokan bahan bakar sekaligus melihat secara langsung respons masyarakat terhadap penggunaan B50.
Dalam kunjungan tersebut, Yuliot berdialog dengan sejumlah pengemudi yang telah menggunakan B50 dalam aktivitas sehari-hari. Mayoritas pengguna mengaku tidak mengalami kendala berarti pada performa mesin kendaraan mereka sejak kebijakan B50 diterapkan secara nasional.
Nainggolan (47), pengemudi pikap pengangkut ikan asin, mengatakan kendaraannya tetap beroperasi normal setelah menggunakan B50.
“Usai memakai B50, sama saja, tidak ada masalah apa-apa pada mesin kita. Lancar-lancar saja,” ujarnya.
Pengalaman serupa disampaikan Herwin Siregar (47), pengemudi angkutan umum rute Medan–Sipirok yang telah bekerja selama delapan tahun. Menggunakan Mitsubishi L300, ia menempuh perjalanan sekitar enam jam setiap hari dengan kebutuhan bahan bakar sekitar Rp450.000.
“Saya sudah lama menggunakan Biosolar untuk mobil angkutan saya Mitsubishi L300 tujuan Medan ke Sipirok. Setiap hari saya isi Rp450.000 untuk perjalanan enam jam. Mesin tetap aman, hanya ada sedikit perbedaan saat melewati jalan yang menanjak,” katanya.
Yuliot mengatakan pemerintah terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sekaligus mengevaluasi implementasi program B50 dari sisi pengguna.
“Kami memeriksa pasokan BBM yang ada di seluruh daerah, dan saya lihat pasokan BBM cukup lancar. Selain memeriksa kelancaran BBM, kami juga ingin melihat implementasi B50. Kami harus mengukur bagaimana penerapannya di lapangan,” ujar Yuliot.
Menurutnya, pemantauan langsung menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan B50 berjalan sesuai harapan, baik dari aspek distribusi maupun pemanfaatannya oleh masyarakat.
Pemerintah juga berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi seiring penerapan program B50 di berbagai daerah.
Kunjungan ke SPBU Sipirok merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wakil Menteri ESDM di Sumatera Utara. Sebelumnya, Yuliot meninjau perkembangan PLTA Batang Toru sebelum melanjutkan kunjungan ke fasilitas PLTP Sarulla. (AM.N-SBR)


















