ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
AsamManis.News
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
AsamManis.News
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini
Home Advertorial

Mengapa Diagnosis Dokter Indonesia dan Penang Malaysia Berbeda? Ini Pandangan Prokes NasDem

Marthen Supulatu by Marthen Supulatu
Agustus 12, 2026
in Advertorial, Kesehatan, Nasional
0
Mengapa Diagnosis Dokter Indonesia dan Penang Malaysia Berbeda? Ini Pandangan Prokes NasDem
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAMMANIS.NEWS – JAKARTA – Perbedaan hasil diagnosis antara dokter Indonesia dan Malaysia terkait dugaan apendiksitis (radang usus buntu) seorang pemengaruh (influencer) mendapat respons dari Profesi Kesehatan (Prokes) Partai NasDem.

Menurut Prokes Partai NasDem, perbedaan itu bukan berarti ada dokter yang melakukan kesalahan karena rekam medis pasien harus dilihat secara keseluruhan.

“Kondisi pasien dapat berubah, pemeriksaan dapat dilakukan pada waktu yang berbeda, modalitas pemeriksaan juga berbeda, dan interpretasi klinis juga sangat bergantung pada keseluruhan kondisi pasien saat diperiksa,” kata Ketua Umum Prokes Partai NasDem dr Cashtry Meher di Jakarta, dikutip dari partainasdem.id,  Rabu (12/08/26).

Baca Juga . . .

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

November 4, 2026
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak hingga 60 Hari

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak hingga 60 Hari

November 4, 2026
Bahlil Siapkan Pengendalian Produksi Nikel Lewat RKAB, Harga Tertekan di Bawah USD16.000 per Ton

Bahlil Siapkan Pengendalian Produksi Nikel Lewat RKAB, Harga Tertekan di Bawah USD16.000 per Ton

November 4, 2026
Bahlil Evaluasi Pembangunan Smelter, Dorong Hilirisasi Mineral hingga Produk Akhir

Bahlil Evaluasi Pembangunan Smelter, Dorong Hilirisasi Mineral hingga Produk Akhir

November 4, 2026
ADVERTISEMENT

Sebelumnya, seorang influencer membandingkan perbedaan hasil diagnosis usus buntu antara dokter Indonesia dan dokter di Penang, Malaysia. Media massa mengabarkan bahwa diduga ada black campaign untuk mempromosikan rumah sakit di Penang.

Menurut Cashtry, yang paling sehat bukan mempertentangkan dokter Indonesia dengan dokter di luar negeri namun mencari tahu kondisi medis sebenarnya pasien tersebut berdasarkan rekam medis yang lengkap.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Cashtry yang juga Ketua Bidang Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu mengatakan, kritik terhadap layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu layanan. Namun demikian, perlu berhati-hati agar pengalaman individual tidak dijadikan generalisasi.

“Diagnosis ini tidak ditentukan hanya oleh satu pemeriksaan. Dokter bakal mengingatkan keinginan dari sejalanan penyakit pasien berdasarkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, serta pemeriksaan seperti USG, CT Scan, atau pemeriksaan lain sesuai dengan indikasi yang berlaku,” katanya.

Terkait permintaan untuk memidanakan influencer tersebut, pihaknya mendorong agar penyelesaian persoalan pelayanan kesehatan tidak menggunakan pendekatan emosional karena dia tidak ingin setiap kritik kepada dokter langsung dibawa ke ranah pidana.

“Kalau ada dugaan pelanggaran etik atau profesional, tentu ada mekanisme yang dapat ditempuh dan akan dinilai berdasarkan bukti-bukti. Maka saya tekankan lagi, kita tidak bisa men-judge berdasarkan apa yang diberitakan, tapi kita harus melihat rekam medis dari pasien tersebut,” katanya.

Menurut dia, penting untuk membedakan antara kritik, pengalaman pribadi, dugaan pelanggaran etik, dan dugaan tindak pidana. Dia juga mengatakan, dokter memiliki hak atas perlindungan, namun bukan berarti dokter kebal dari kritik dan evaluasi.

“Tetapi dokter juga tidak boleh menjadi sasaran penghakiman publik tanpa proses pemeriksaan objektif. Kalau memang seorang dokter terbukti melakukan pelanggaran, tentu harus ada mekanisme pertanggungjawaban,” katanya.

Cashtry mengatakan, masyarakat tidak perlu berpihak pada dokter atau pasien, karena sistem kesehatan yang baik justru harus mampu melindungi keduanya.

“Dua-duanya harus ditempatkan secara adil, pasien dilindungi, dokter dievaluasi, dan semua harus berbasis bukti. Kalau memang ada persoalan dalam pelayanan, mari kita periksa secara objektif. Kalau ada yang salah, kita perbaiki,” ujarnya. (***)

Tags: Diagnosis Dokter IndonesiaDiagnosis Dokter Indonesia dan Penang MalaysiaPenang MalaysiaProkes NasDem
Previous Post

MUI Ajak Warga Jaga Damai dan Dukung Pembangunan Maluku

Next Post

Ada Apa dengan Camat Telutih? Berbulan-bulan Disebut Jarang Berkantor, Warga Desak Evaluasi

Marthen Supulatu

Marthen Supulatu

Next Post
Ada Apa dengan Camat Telutih? Berbulan-bulan Disebut Jarang Berkantor, Warga Desak Evaluasi

Ada Apa dengan Camat Telutih? Berbulan-bulan Disebut Jarang Berkantor, Warga Desak Evaluasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Februari 11, 2026
Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Maret 16, 2026
Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

September 5, 2025
Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

November 25, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

November 4, 2026
Oldrin Parinussa Gagas AKSA HARMONI, Perkuat Persaudaraan Lintas SARA di Ambon

Oldrin Parinussa Gagas AKSA HARMONI, Perkuat Persaudaraan Lintas SARA di Ambon

November 4, 2026
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak hingga 60 Hari

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak hingga 60 Hari

November 4, 2026
Bahlil Siapkan Pengendalian Produksi Nikel Lewat RKAB, Harga Tertekan di Bawah USD16.000 per Ton

Bahlil Siapkan Pengendalian Produksi Nikel Lewat RKAB, Harga Tertekan di Bawah USD16.000 per Ton

November 4, 2026

Recent News

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

November 4, 2026
Oldrin Parinussa Gagas AKSA HARMONI, Perkuat Persaudaraan Lintas SARA di Ambon

Oldrin Parinussa Gagas AKSA HARMONI, Perkuat Persaudaraan Lintas SARA di Ambon

November 4, 2026
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak hingga 60 Hari

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak hingga 60 Hari

November 4, 2026
Bahlil Siapkan Pengendalian Produksi Nikel Lewat RKAB, Harga Tertekan di Bawah USD16.000 per Ton

Bahlil Siapkan Pengendalian Produksi Nikel Lewat RKAB, Harga Tertekan di Bawah USD16.000 per Ton

November 4, 2026
AsamManis.News

AsamManis.News adalah portal berita online yang menyajikan ragam informasi terkini dengan dua sisi rasa: tajam dan kritis seperti asam, ringan dan menghibur seperti manis. Dapatkan update berita nasional, regional, gaya hidup, opini, hingga hiburan setiap hari. Kami hadir untuk menyuguhkan berita dengan sudut pandang yang seimbang, segar, dan mudah dicerna.

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • INTERNASIONAL
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • TNI | POLRI
  • Video

Recent News

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

Fauka Noor Farid Sebut Indikasi Pengkhianatan terhadap Prabowo Tercium Sejak Demo 2025

November 4, 2026
Oldrin Parinussa Gagas AKSA HARMONI, Perkuat Persaudaraan Lintas SARA di Ambon

Oldrin Parinussa Gagas AKSA HARMONI, Perkuat Persaudaraan Lintas SARA di Ambon

November 4, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA