ASAMMANISNEWS,JAKARTA – Minat masyarakat terhadap investasi emas digital melalui layanan perbankan terus menunjukkan pertumbuhan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat jumlah Rekening Emas pada aplikasi BRImo melonjak hingga 1.004 persen secara tahunan (year-on-year).
Hingga September 2026, jumlah Rekening Emas BRI tercatat mencapai sekitar 3,05 juta rekening aktif, meningkat signifikan dibandingkan periode September 2025 yang berada di kisaran 276 ribu rekening.
Pertumbuhan tersebut turut didorong oleh kehadiran fitur Open Bundling Emas di aplikasi BRImo. Fitur ini memungkinkan nasabah membuka Rekening Emas secara langsung melalui alur transaksi transfer tanpa perlu keluar dari proses transaksi yang sedang dilakukan.
Kemudahan tersebut dinilai semakin memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas digital, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas transaksi emas melalui ekosistem digital BRI.
Sepanjang 2026, total volume penjualan produk emas BRI tercatat mencapai Rp5,13 triliun, atau tumbuh 217,42 persen secara tahunan. Sementara frekuensi transaksi mencapai 9,01 juta transaksi, meningkat 658,97 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut tercermin dalam sejumlah jenis transaksi emas. Transaksi pembelian emas mencatat volume sekitar Rp757,42 miliar, tumbuh 586,39 persen, dengan frekuensi mencapai 6,09 juta transaksi atau meningkat 3.011,01 persen.
Sementara itu, transaksi Top Up Emas mencatat nilai sekitar Rp2,23 triliun melalui 1,67 juta transaksi. Adapun transaksi penjualan emas mencapai Rp1,82 triliun dengan total 885.292 transaksi.
Pada layanan Cicil dan Cetak Emas, pengajuan Cicil Emas juga mengalami pertumbuhan signifikan hingga 1.530,67 persen, sedangkan volume Cetak Emas fisik meningkat sebesar 109,09 persen.
Secara akumulatif, dari Januari hingga Agustus 2026, volume penjualan produk emas melalui BRI telah mencapai Rp5,13 triliun dengan pertumbuhan 217,42 persen secara tahunan dan frekuensi transaksi mencapai 9,01 juta transaksi.
Salah satu faktor yang mendorong akses masyarakat terhadap investasi emas digital adalah nilai investasi yang relatif terjangkau. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mulai berinvestasi emas dengan nominal mulai dari Rp10.000.
Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan pertumbuhan Rekening Emas setelah peluncuran fitur Open Bundling Emas menunjukkan bahwa kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting bagi nasabah dalam memanfaatkan layanan investasi digital.
“Transformasi digital bukan hanya tentang menghadirkan fitur baru, tetapi bagaimana teknologi dapat menyederhanakan akses nasabah terhadap berbagai kebutuhan finansial. Melalui Open Bundling Emas, kami menghadirkan akses investasi langsung dalam alur transaksi di super app BRImo, sehingga proses pembukaan Rekening Emas dapat berlangsung secara lebih praktis dan terintegrasi,” ujar Saladin.
Menurutnya, peningkatan pada layanan Cicil dan Cetak Emas juga menunjukkan semakin beragamnya kebutuhan masyarakat terhadap produk investasi emas digital.
Saladin menilai perkembangan tersebut mencerminkan meningkatnya adopsi masyarakat terhadap layanan investasi emas yang dapat diakses secara digital.
“Bagi kami, investasi perlu hadir sedekat mungkin dengan keseharian nasabah dan menjadi bagian dari cara nasabah mengelola keuangan. Karena itu, BRI terus mengembangkan layanan yang relevan dengan gaya hidup dan kebutuhan nasabah, agar investasi dapat dimulai dengan lebih mudah dan dilakukan secara terencana,” katanya.
Untuk menggunakan layanan investasi emas melalui BRImo, masyarakat terlebih dahulu perlu memiliki rekening tabungan BRI dan mengaktifkan aplikasi BRImo. Selanjutnya, transaksi emas dapat dilakukan melalui menu investasi yang tersedia di aplikasi.
Selain nominal awal yang terjangkau, layanan emas digital BRI juga menawarkan sejumlah kemudahan, di antaranya keamanan penyimpanan karena emas dikelola melalui BRI bersama mitra resminya, serta opsi mencetak saldo emas digital menjadi emas fisik apabila nasabah menginginkannya.
Nasabah juga dapat menjual kembali emas digital melalui aplikasi BRImo, sehingga memberikan fleksibilitas dalam melakukan transaksi.
Selain itu, saldo emas yang dimiliki juga dapat digunakan sebagai salah satu bentuk jaminan untuk memperoleh fasilitas pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan semakin terintegrasinya layanan investasi ke dalam aplikasi perbankan digital, BRI terus mengembangkan ekosistem BRImo untuk memberikan akses yang lebih mudah kepada masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan kebutuhan finansialnya.




















