ASAMMANIS.NEWS – SEMARANG – Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath bersama Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Maluku Hj. Rohani Vanath tiba di Kota Semarang untuk menghadiri rangkaian penutupan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.
Kedatangan rombongan Pemprov Maluku disambut hangat oleh Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah selaku Liaison Officer (LO) yang bertugas mendampingi dan memberikan pelayanan kepada kontingen Maluku selama pelaksanaan MTQ Nasional.
Tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jumat (18/9/26) sekitar pukul 20.40 WIB, Abdullah Vanath dan Hj. Rohani Vanath mendapat sambutan khas dari tuan rumah.
Keduanya disambut dengan pengalungan syal khas Kota Semarang. Sementara itu, Hj. Rohani Vanath menerima boneka ikon MTQ sebagai simbol keramahan sekaligus persahabatan tuan rumah kepada kontingen Maluku.
Kehadiran Abdullah di Semarang menjadi bentuk dukungan langsung Pemerintah Provinsi Maluku kepada para kafilah yang telah berjuang membawa nama daerah dalam ajang MTQ Nasional XXXI.
Abdullah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya jajaran Satpol PP Jawa Tengah yang bertugas sebagai LO, atas sambutan dan pelayanan yang diberikan kepada kontingen Maluku.
“Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi sambutan hangat dan perhatian yang diberikan kepada kontingen Maluku. Hal ini menjadi wujud kebersamaan dan persaudaraan antarprovinsi dalam menyukseskan MTQ Nasional XXXI,” ujar Abdullah.
Setelah tiba di Semarang, Abdullah bersama Hj. Rohani Vanath dijadwalkan bersilaturahmi dengan seluruh anggota kafilah Maluku sekaligus memberikan dukungan moral kepada para peserta yang telah berjuang di tingkat nasional.
Bagi Pemprov Maluku, kehadiran pimpinan daerah di tengah kafilah bukan sekadar agenda seremoni. Dukungan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap perjuangan para qari, qariah, hafiz, hafizah, pelatih dan pendamping yang membawa nama Maluku di panggung nasional.
MTQ Nasional XXXI juga diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, toleransi, kebersamaan dan pembentukan karakter generasi muda.
Pemprov Maluku berharap nilai-nilai tersebut terus tumbuh dan menjadi bagian dari pembangunan masyarakat Maluku yang religius, harmonis dan berdaya saing. (AM)


















