ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis sebagai benteng pembentukan karakter bangsa di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan tantangan sosial yang semakin kompleks.
Penegasan itu disampaikan saat menghadiri acara syukur dan resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-122 Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Rehoboth, Jumat (10/7).
Dalam sambutannya, Bodewin memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Jemaat GPM Rehoboth yang selama lebih dari 122 tahun telah berkontribusi dalam membangun kehidupan spiritual sekaligus mendukung kemajuan masyarakat dan Kota Ambon.
Mengusung tema “Rumahku Gerejaku: Memberi dari Kelimpahan Syukur dalam Penyertaan-Nya”, perayaan ini dinilai menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan serta menghadirkan gereja sebagai pusat pembinaan iman dan karakter umat.
Menurut Bodewin, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur atau tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral, spiritual, dan karakter masyarakatnya. Karena itu, gereja dipandang sebagai mitra utama pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang berintegritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Gereja adalah mitra penting pemerintah dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berintegritas, dan peduli sesama. Di tengah era disrupsi teknologi dan media sosial yang membawa tantangan individualisme serta degradasi sosial, gereja harus hadir sebagai benteng pembinaan generasi muda yang takut akan Tuhan dan penjaga nilai persaudaraan,” tegas Bodewin.
Ia juga mengajak seluruh pelayan dan warga jemaat untuk terus menjadikan gereja sebagai rumah pembentukan karakter yang melahirkan generasi beriman, berkasih, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pada kesempatan itu, Bodewin kembali menggaungkan semangat persaudaraan sebagai fondasi kehidupan masyarakat Ambon. Ia menegaskan bahwa semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Semua” bukan sekadar slogan pemerintahan, melainkan komitmen untuk menjaga Ambon sebagai kota yang inklusif, toleran, dan menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perangkat pelayan dan warga Jemaat GPM Rehoboth atas usia pelayanan yang telah mencapai 122 tahun. Ia berharap gereja terus menjadi pelopor dalam memperkuat persatuan, membangun karakter generasi muda, serta mendukung terwujudnya Ambon yang semakin maju, harmonis, dan berkelanjutan. (AM.N-MS)


















