ASAMMANIS.NEWS – Jakarta – Sekretaris Jenderal Gerakan Sahabat Komendan (GASMEN), Martho Zaini Warat, mendorong Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mengambil peran sebagai mediator dalam konflik yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Menurut Martho, posisi Indonesia yang selama ini dikenal sebagai negara non-blok dan tidak berpihak menjadi modal diplomatik yang kuat untuk mendorong upaya perdamaian. Ia menilai langkah inisiatif harus segera dibangun guna mencegah eskalasi konflik yang berpotensi meluas dan mengancam stabilitas global.
“Perang tidak pernah membawa dampak baik bagi kemaslahatan dan kemajuan suatu bangsa. Yang dibutuhkan dunia saat ini adalah jembatan dialog, bukan konfrontasi,” ujar Martho dalam pernyataannya.
Ia menegaskan, Indonesia memiliki rekam jejak diplomasi yang cukup diperhitungkan dalam berbagai forum internasional. Karena itu, menurutnya, sudah saatnya pemerintah mengambil langkah strategis dengan membuka ruang komunikasi sebagai penghubung antarnegara yang bertikai.
Martho juga menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo, yang dinilai memiliki kapasitas dan jejaring internasional untuk memainkan peran tersebut.
“Kami bangga memiliki presiden yang berani dan memiliki posisi tawar di kancah global,” katanya.
Sebagai organisasi pergerakan yang aktif mengamati dinamika nasional maupun internasional, GASMEN berharap Indonesia dapat tampil di garda terdepan dalam mendorong penyelesaian konflik secara damai, khususnya dalam ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
Menurut GASMEN, diplomasi aktif dan inisiatif perdamaian menjadi langkah penting agar konflik tidak berkembang menjadi perang terbuka yang dapat berdampak luas terhadap keamanan dan kemanusiaan dunia. AM.N-SBR



















