ASAMMANIS.NEWS – JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 2.000 peserta dalam kegiatan donor darah yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap di 10 lokasi unit kerja Kementerian ESDM, dengan melibatkan pegawai, badan usaha, serta asosiasi di sektor energi dan sumber daya mineral.
Rangkaian donor darah dimulai pada 15 September 2026 di Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan dijadwalkan berakhir pada 1 Oktober 2026 di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengapresiasi partisipasi para pendonor. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial karena darah yang disumbangkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu yang telah mau untuk memberikan bagian yang dimiliki dalam tubuhnya, yaitu berbentuk darah, dalam rangka membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah,” ujar Bahlil.
Bahlil mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat pengabdian Kementerian ESDM kepada masyarakat. Ia menilai kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.
Selain pegawai Kementerian ESDM, kegiatan donor darah tersebut turut melibatkan perwakilan badan usaha dan berbagai unsur dalam ekosistem sektor energi dan sumber daya mineral.
“Dan darah hari ini, meski setetes, kita maknai untuk khususnya dirinya Minerba, jangankan tugas, darah pun kita sumbangkan kepada rakyat, bangsa dan negara. Itu substansinya,” kata Bahlil.
Antusiasme Pendonor
Ketua Penyelenggara Donor Darah HUT Pertambangan dan Energi ke-81, Triwinarno, mengatakan kegiatan donor darah merupakan salah satu agenda dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi tahun ini.
“Secara keseluruhan dapat kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa kegiatan donor darah ini dilaksanakan dengan target sebanyak 2.000 peserta,” ujar Triwinarno.
Antusiasme peserta terlihat dalam pelaksanaan donor darah di Balai Sudirman, Jakarta. Jumlah pendaftar bahkan telah melampaui 1.000 orang sehingga pendaftaran ditutup pada pukul 09.00 WIB.
Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di lingkungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara kemudian dipindahkan ke Balai Sudirman karena lokasi awal tengah menjalani proses rekonstruksi.
Dalam pelaksanaannya, Kementerian ESDM berkolaborasi dengan Rumah Sakit Dharmais dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Kolaborasi tersebut mendukung pelaksanaan donor darah yang melibatkan berbagai unsur, baik dari internal Kementerian ESDM maupun dunia usaha dan asosiasi sektor energi dan sumber daya mineral.
Melalui kegiatan tersebut, peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-81 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sektor pertambangan dan energi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.
Darah yang disumbangkan para peserta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. (AM.N-SBR)


















