Asammanis.News, Jakarta– Yayasan Insan Cerdas Sejahtera (Yayasan Indah) kembali memperkuat perannya dalam jaringan kemanusiaan nasional melalui program distribusi hewan qurban Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaan tahun ini, Provinsi Maluku tercatat sebagai daerah penerima kuota qurban terbesar di kawasan Indonesia Timur, menegaskan posisi strategis daerah tersebut dalam peta pengabdian sosial yayasan.
Hingga 28 Mei 2026, Yayasan Indah telah mendistribusikan sedikitnya 75 ekor sapi qurban ke berbagai kampung, desa, dan kawasan yang membutuhkan perhatian sosial. Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui jaringan relawan dan pengurus yayasan yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia Timur.
Ketua Yayasan Indah Pusat, Umar Attamimi, mengatakan distribusi qurban tahun ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan yayasan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap program bantuan sosial dan keagamaan.
“Per 28 Mei 2026, sementara sudah mencapai 75 ekor hewan qurban yang terdistribusi ke berbagai kampung dan desa di kawasan Indonesia Timur. Kami memang fokus di Indonesia Timur dan terkhusus di Maluku,” kata Attamimi.
Menurutnya, Maluku memperoleh alokasi terbesar karena selama ini menjadi salah satu wilayah prioritas dalam berbagai program kemanusiaan Yayasan Indah. Selain memiliki kedekatan historis dengan perjalanan organisasi, Maluku juga dinilai sebagai daerah yang membutuhkan penguatan berkelanjutan melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Didirikan dan aktif menjalankan kegiatan kemanusiaan sejak tahun 2007, Yayasan Indah telah membangun rekam jejak panjang dalam bidang sosial kemasyarakatan. Selama hampir dua dekade, lembaga tersebut konsisten menghadirkan program bantuan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, bantuan korban bencana, hingga kegiatan sosial-keagamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Meski dikenal aktif di kawasan Indonesia Timur, jangkauan pengabdian Yayasan Indah terus meluas secara nasional. Berbagai program kemanusiaan yayasan telah menyentuh masyarakat di Kalimantan, Pulau Jawa, Jakarta dan wilayah penyangganya, serta sejumlah daerah lain di Indonesia yang membutuhkan dukungan sosial.
Di bawah binaan H. Hambra Samal, Yayasan Indah terus mengembangkan jaringan kolaborasi bersama para donatur, relawan, dan mitra kemanusiaan dari berbagai daerah. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan gerakan sosial yang mampu menjembatani kepedulian masyarakat dengan kebutuhan warga di berbagai pelosok negeri.
Melalui semangat gotong royong dan solidaritas kebangsaan, Yayasan Indah menghadirkan model gerakan kemanusiaan yang tidak dibatasi oleh wilayah geografis. Bantuan yang dihimpun dari para dermawan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah terpencil yang sulit dijangkau.
Khusus di Maluku, distribusi qurban dikoordinasikan oleh pengurus wilayah yang dipimpin Ketua Wilayah Ibra Ahmad Lussy bersama Sekretaris Wilayah Fahrul Kaisuku. Penyaluran dilakukan di sejumlah kabupaten dan kota dengan konsentrasi terbesar berada di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).
Selain SBB, bantuan hewan qurban juga disalurkan ke Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), serta sejumlah wilayah lainnya di Provinsi Maluku.
“Kami salurkan ke SBT, Ambon, Maluku Tengah dan sejumlah wilayah lainnya. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Lussy.
Pelaksanaan berbagai program kemanusiaan Yayasan Indah di Maluku turut mendapat penguatan dari Dewan Pengarah yang dipimpin Turaya Samal. Kehadiran Dewan Pengarah dinilai berperan penting dalam memberikan arah kebijakan organisasi, memperluas jejaring sosial kemasyarakatan, serta memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Selain mengawal distribusi bantuan hingga ke wilayah pelosok, Dewan Pengarah juga berkontribusi dalam membangun sinergi lintas elemen masyarakat, memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga, serta menjaga keberlanjutan berbagai program sosial yang dijalankan yayasan di Maluku.
Attamimi menambahkan, seluruh hewan qurban yang disalurkan tahun ini berasal dari dukungan para donatur dan mitra yayasan yang terus mempercayakan penyaluran bantuan melalui Yayasan Indah.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur dan mitra yayasan yang terus mempercayakan Yayasan Indah untuk menyalurkan bantuan hewan qurban kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar program tahunan, distribusi qurban yang dijalankan Yayasan Indah menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang lebih luas. Selain qurban, yayasan secara konsisten menjalankan program bantuan sembako, bantuan tunai bagi korban konflik sosial, respons kebencanaan, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang menjangkau masyarakat di Indonesia Timur dan sejumlah daerah lain di Tanah Air.
Melalui dukungan para donatur, relawan, dan mitra yang terus bertambah, Yayasan Indah menegaskan perannya sebagai salah satu kekuatan masyarakat sipil yang aktif memperkuat solidaritas sosial nasional, dengan Maluku menjadi salah satu pusat utama gerakan kemanusiaan yang terus berkembang dari timur Indonesia untuk negeri.***


















