ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
AsamManis.News
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
AsamManis.News
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini
Home Daerah

Memori 127 Tahun “Bahaya Seram”: Doa dan Tabur Bunga Warga Samasuru untuk Para Leluhur

Fata Hilla by Fata Hilla
September 29, 2026
in Daerah
0
Memori 127 Tahun “Bahaya Seram”: Doa dan Tabur Bunga Warga Samasuru untuk Para Leluhur
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAMMANISNEWS,SAMASURU — Laut di hadapan Negeri Samasuru tampak tenang, Selasa, 29/09/2026. Debur ombak datang silih berganti menyentuh bibir pantai, seolah tak menyisakan jejak dari sebuah tragedi besar yang pernah mengubah wajah pesisir Pulau Seram lebih dari satu abad silam.

Namun, bagi masyarakat Samasuru, laut bukan sekadar bentangan air yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di balik ketenangannya, tersimpan ingatan tentang kehilangan, perpindahan, dan kisah para leluhur yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Di tempat inilah, 127 tahun setelah tragedi yang dikenal masyarakat sebagai “Bahaya Seram”, warga kembali berkumpul.

Baca Juga . . .

17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

November 2, 2026
Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU

Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU

November 2, 2026
Dari Kampus Untuk Maluku, Pemprov Ajak Lulusan Unpatti Hadirkan Inovasi dan Perubahan

Dari Kampus Untuk Maluku, Pemprov Ajak Lulusan Unpatti Hadirkan Inovasi dan Perubahan

November 2, 2026
Vanath Paparkan Tantangan Ekonomi Maluku, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Vanath Paparkan Tantangan Ekonomi Maluku, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

November 1, 2026
ADVERTISEMENT

Dengan suasana khusyuk, masyarakat memenuhi kawasan pesisir untuk melaksanakan ibadah peringatan. Doa-doa dipanjatkan. Pujian dilantunkan. Bunga ditaburkan ke laut.

Bukan sekadar ritual tahunan, tetapi sebuah cara bagi masyarakat Samasuru untuk berbicara dengan masa lalu—mengenang mereka yang telah pergi sekaligus mengingatkan generasi yang masih hidup tentang rapuhnya kehidupan di tengah alam yang memiliki kekuatan jauh lebih besar dari manusia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

 

Laut yang Menyimpan Ingatan

Tragedi “Bahaya Seram” terjadi pada 29 September 1899. Gempa bumi tektonik kuat mengguncang Pulau Seram dan memicu tsunami yang menerjang sejumlah kawasan pesisir.

Literatur sejarah Maluku dan catatan seismik historis menyebut peristiwa tersebut sebagai salah satu bencana besar yang pernah mengguncang kawasan Seram. Data historis yang dikaitkan dengan peristiwa itu menunjukkan gempa berkekuatan sekitar magnitudo 7,8, dengan tsunami yang dilaporkan mencapai ketinggian lebih dari sembilan meter di kawasan Teluk Elpaputih.

Gelombang besar tersebut menerjang permukiman dan kawasan pesisir.

Ribuan manusia menjadi korban.

Kehidupan masyarakat berubah dalam sekejap.

Bagi Samasuru, tragedi itu juga meninggalkan kisah tentang kampung lama yang kemudian dipercaya tenggelam dan sebagian wilayah permukimannya bergeser ke kawasan yang kini menjadi bagian dari perairan.

Cerita tersebut tidak berhenti sebagai catatan sejarah.

Ia hidup dalam ingatan orang tua, dalam cerita para tetua negeri, dan dalam pengetahuan yang terus disampaikan kepada anak-cucu.

Karena itu, ketika warga berdiri di tepi laut dan menaburkan bunga, yang dilepas ke permukaan air bukan hanya kelopak bunga.

Ada nama-nama yang dikenang.

Ada keluarga yang kehilangan leluhurnya.

Ada kisah yang mungkin tidak pernah tercatat secara lengkap dalam buku sejarah, tetapi tetap hidup dalam ingatan masyarakat.

 

Doa untuk Mereka yang Telah Pergi

Di tengah rangkaian peringatan, suasana berubah semakin hening.

Warga menundukkan kepala. Doa dipanjatkan untuk para leluhur yang menjadi korban tragedi.

Bagi masyarakat Samasuru, mengenang para leluhur bukan berarti hidup dalam bayang-bayang masa lalu. Justru sebaliknya, ingatan itu menjadi cara untuk menjaga jati diri sekaligus memperkuat hubungan antargenerasi.

Para orang tua mengajarkan bahwa sebuah negeri tidak hanya dibangun oleh rumah, jalan dan fasilitas. Negeri juga dibangun oleh ingatan tentang orang-orang yang lebih dahulu membuka kehidupan, menjaga tanah, dan mewariskan nilai kepada generasi setelah mereka.

Karena itu, peringatan “Bahaya Seram” menjadi ruang perjumpaan antara masa lalu dan masa depan.

Generasi tua datang membawa cerita.

Generasi muda datang untuk mendengar.

Dan laut menjadi saksi ketika keduanya dipertemukan dalam sebuah ritual penghormatan kepada para leluhur.

 

Ketika Bencana Menjadi Pelajaran

Namun, peringatan 127 tahun “Bahaya Seram” tidak berhenti pada aspek sejarah dan spiritual.

Di balik doa dan tabur bunga, terselip pesan yang jauh lebih penting: bencana harus dikenang agar masyarakat tidak lengah.

Maluku Tengah berada di kawasan tektonik yang kompleks dan memiliki sejarah kegempaan serta tsunami. Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa masyarakat pesisir harus selalu memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana.

Karena itu, ingatan tentang “Bahaya Seram” menjadi semacam alarm yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Anak-anak muda perlu mengetahui bagaimana tsunami terjadi.

Mereka perlu mengenali tanda-tanda alam.

Mereka perlu mengetahui jalur evakuasi.

Dan yang tidak kalah penting, mereka harus memahami bahwa ketika gempa kuat terjadi di wilayah pesisir, keselamatan tidak boleh menunggu datangnya peringatan kedua.

Kearifan lokal dan ilmu kebencanaan kemudian bertemu dalam satu pesan: mengenang masa lalu untuk menyelamatkan masa depan.

 

Menjaga Ingatan, Menjaga Negeri

Sore perlahan turun.

Rangkaian ibadah dan penghormatan kepada para leluhur pun berakhir. Bunga-bunga yang ditaburkan warga perlahan terbawa arus.

Laut kembali terlihat seperti biasanya.

Tetapi bagi masyarakat Samasuru, hari itu meninggalkan sesuatu yang tidak ikut hanyut bersama air.

Sebuah ingatan.

Sebuah penghormatan.

Dan sebuah pesan untuk anak cucu.

Bahwa mereka pernah kehilangan ribuan manusia dalam sebuah tragedi besar.

Bahwa kampung dan kehidupan dapat berubah hanya dalam hitungan menit.

Dan bahwa manusia harus hidup berdampingan dengan alam, bukan merasa mampu menaklukkannya.

 

127 tahun telah berlalu sejak “Bahaya Seram”.

Waktu boleh menghapus jejak permukiman lama. Ombak boleh mengubah garis pantai. Generasi boleh berganti.

Namun selama masyarakat masih berkumpul, berdoa dan menaburkan bunga untuk para leluhur, kisah itu belum benar-benar hilang.

Ia tetap hidup di Samasuru.

Hidup dalam doa.

Hidup dalam ingatan.

Dan semestinya, hidup pula dalam kesiapsiagaan setiap generasi untuk menjaga kehidupan yang hari ini masih dipercayakan di tanah Seram.

Dari tepi laut Samasuru, pesan itu kembali disampaikan tanpa banyak kata:

jangan lupakan bencana yang pernah terjadi, karena ingatan adalah salah satu cara manusia belajar untuk menyelamatkan kehidupan.

Tags: Gempa Bumi 1899Mengenang Bahaya SeramNegeri Samasuru
Previous Post

DWP Kota Ambon Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas DWP dan Keluarga

Next Post

Komisi III DPRD Malteng Tinjau Aktivitas CV Batu Seram Jaya di Laimu dan Ulahahan, Perizinan Disebut Lengkap

Fata Hilla

Fata Hilla

Next Post
Komisi III DPRD Malteng Tinjau Aktivitas CV Batu Seram Jaya di Laimu dan Ulahahan, Perizinan Disebut Lengkap

Komisi III DPRD Malteng Tinjau Aktivitas CV Batu Seram Jaya di Laimu dan Ulahahan, Perizinan Disebut Lengkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Februari 11, 2026
Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Maret 16, 2026
Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

September 5, 2025
Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

November 25, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Dari Bula hingga Masela, MEA Perjuangkan Hak Ekonomi Maluku melalui PI 10 Persen Migas

Dari Bula hingga Masela, MEA Perjuangkan Hak Ekonomi Maluku melalui PI 10 Persen Migas

November 2, 2026
17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

November 2, 2026
Bahlil Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ESDM, Ini Daftar Rotasi Jabatannya

Bahlil Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ESDM, Ini Daftar Rotasi Jabatannya

November 2, 2026
Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU

Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU

November 2, 2026

Recent News

Dari Bula hingga Masela, MEA Perjuangkan Hak Ekonomi Maluku melalui PI 10 Persen Migas

Dari Bula hingga Masela, MEA Perjuangkan Hak Ekonomi Maluku melalui PI 10 Persen Migas

November 2, 2026
17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

November 2, 2026
Bahlil Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ESDM, Ini Daftar Rotasi Jabatannya

Bahlil Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ESDM, Ini Daftar Rotasi Jabatannya

November 2, 2026
Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU

Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU

November 2, 2026
AsamManis.News

AsamManis.News adalah portal berita online yang menyajikan ragam informasi terkini dengan dua sisi rasa: tajam dan kritis seperti asam, ringan dan menghibur seperti manis. Dapatkan update berita nasional, regional, gaya hidup, opini, hingga hiburan setiap hari. Kami hadir untuk menyuguhkan berita dengan sudut pandang yang seimbang, segar, dan mudah dicerna.

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • INTERNASIONAL
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • TNI | POLRI
  • Video

Recent News

Dari Bula hingga Masela, MEA Perjuangkan Hak Ekonomi Maluku melalui PI 10 Persen Migas

Dari Bula hingga Masela, MEA Perjuangkan Hak Ekonomi Maluku melalui PI 10 Persen Migas

November 2, 2026
17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

17 Pejabat Pemkot Ambon Ikuti PKN Tingkat II, Siapkan Inovasi Perkuat Pelayanan Publik

November 2, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA