ASAMMANIS.NEWS – AMBON, MALUKU – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan semangat bela negara bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai bekal memasuki dunia birokrasi dan pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan Ely saat menghadiri Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Ambon, Selasa (15/9/26), di Balai Diklat Provinsi, BPSDM Provinsi Maluku. Dalam kesempatan tersebut, Ely hadir mendampingi Asisten III Setda Provinsi Maluku.
Mengawali sambutannya, Ely menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Latsar sekaligus menyambut para peserta. Ia mengingatkan bahwa status CPNS yang mereka raih bukanlah sesuatu yang datang begitu saja, melainkan hasil dari proses seleksi dan perjuangan yang panjang.
Karena itu, menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dimaknai sebagai amanah sekaligus tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Latsar CPNS bukan hanya sekadar prasyarat administratif untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil sepenuhnya, tetapi merupakan kawah candradimuka tempat pembentukan integritas, disiplin, kompetensi, dan karakter dasar sebagai pelayan masyarakat,” ujar Ely.
Ely mengatakan, perkembangan zaman dan tuntutan birokrasi yang semakin modern menuntut ASN untuk meninggalkan pola kerja lama. Para CPNS harus mampu menjadi birokrat yang lincah, adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil.
Namun, kemampuan tersebut harus tetap dibangun di atas nilai dasar ASN BERAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Nilai-nilai ini harus menjadi pedoman dalam setiap langkah dan pelaksanaan tugas sebagai ASN,” pesannya.
Selain nilai BERAKHLAK, Ely menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa bela negara selama mengikuti Latsar. Menurutnya, bagi ASN, bela negara tidak selalu diwujudkan dengan mengangkat senjata, tetapi melalui pengabdian nyata dalam menjalankan tugas.
Semangat tersebut dapat ditunjukkan melalui kedisiplinan, menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, bekerja secara profesional, serta memberikan dedikasi terbaik dalam melayani masyarakat Kota Ambon.
Ely meminta seluruh peserta memanfaatkan masa pelatihan selama satu minggu dengan sebaik-baiknya. Ia mendorong para CPNS menyerap ilmu dari para widyaiswara, membangun kekompakan dan jejaring antarpeserta, serta menjaga kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Lebih dari sekadar mengikuti pelatihan, para peserta juga diminta menunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan seorang calon abdi negara.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, membangun kekompakan, dan membentuk karakter sebagai ASN. Ingatlah bahwa wajah masa depan birokrasi Pemerintah Kota Ambon ada di pundak saudara-saudara sekalian,” pungkasnya. (AM-MS)


















