ASAMMANISNEWS, BANDA — Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Salah satunya warga di Pulau Ay yang menghadapi keterbatasan air bersih akibat kondisi kekeringan.
Merespons kondisi tersebut, Keluarga Besar SMA Negeri 30 Maluku Tengah, Kecamatan Kepulauan Banda, turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan dengan membantu menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan di Pulau Ay, pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya dari lingkungan pendidikan, sejumlah lembaga dan organisasi kemasyarakatan, termasuk LSM, juga turut berpartisipasi dalam membantu masyarakat Pulau Ay.
Kehadiran berbagai pihak dalam penyaluran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Solidaritas antarmasyarakat di Kepulauan Banda dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak kekeringan yang terjadi saat ini.
Salah seorang warga mengaku bersyukur sekaligus terharu melihat kepedulian masyarakat Banda terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan.
Bantuan air bersih yang diberikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa warga yang terdampak tidak menghadapi kondisi tersebut sendirian.
Rasa solidaritas tersebut juga diharapkan terus terjaga, mengingat kekeringan tidak hanya dirasakan masyarakat di Pulau Ay, tetapi juga sejumlah pulau lainnya di wilayah Kepulauan Banda.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 30 Maluku Tengah, Darmayanti Karmen, mengatakan, keterlibatan keluarga besar sekolah dalam penyaluran air bersih merupakan wujud nyata kepedulian lembaga pendidikan terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitarnya.
Menurut Darmayanti, sekolah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan kepada peserta didik, tetapi juga perlu menanamkan nilai kepedulian, gotong royong dan kemanusiaan melalui tindakan nyata.
“Bantuan air bersih itu merupakan bentuk kepedulian kami dari keluarga besar SMA Negeri 30 Maluku Tengah kepada masyarakat Pulau Ay yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Darmayanti saat dikonfirmasi, Minggu, 30/08/2026.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak kekeringan.
Darmayanti berharap semangat gotong royong dan solidaritas antarmasyarakat di Kepulauan Banda dapat terus dipertahankan, terutama ketika menghadapi kondisi sulit seperti kekeringan.
“Kami berharap kepedulian seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dan masyarakat tetap kuat menghadapi dampak kekeringan,” harapnya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Fenomena kekeringan yang terjadi menjadi pengingat pentingnya menjaga sumber air dan menggunakan air secara bijak, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kemungkinan kondisi cuaca kering yang berkepanjangan.
















