ASAMMANIS.NEWS – AMBON, MALUKU – Semangat mengharumkan nama Maluku di panggung nasional kembali dikobarkan. Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, secara resmi melepas Kafilah Provinsi Maluku untuk berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (10/9/26), dihadiri Plt. Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Kasrul Selang, jajaran pengurus LPTQ, serta para anggota Kafilah Maluku.
Di hadapan para peserta, Vanath menegaskan bahwa menjadi bagian dari Kafilah Maluku merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional.
“Banyak orang pintar mengaji, tetapi belum tentu semua memiliki kesempatan untuk berada di level ini. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan semangat dan percaya diri,” tegas Vanath.
Menurutnya, para kafilah tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa harapan serta nama besar Maluku. Karena itu, ia meminta seluruh peserta tampil dengan penuh keyakinan dan memberikan kemampuan terbaik.
“Kalian akan berhadapan dengan jagoan-jagoan dari daerah lain. Tetap bersemangat, percaya pada kemampuan sendiri, dan berikan yang terbaik untuk Maluku,” pesannya.
Vanath memastikan Pemerintah Provinsi Maluku terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda, termasuk pengembangan prestasi di bidang keagamaan. Ia berharap pembinaan LPTQ ke depan dapat dilakukan semakin maksimal sehingga mampu melahirkan lebih banyak qari dan qariah berprestasi.
“Setelah keadaan semakin pulih, kita berharap pembinaan dapat dilakukan jauh lebih baik sehingga prestasi yang lebih tinggi dapat kita raih,” katanya.
Tak hanya dukungan moral, Pemerintah Provinsi Maluku juga menyiapkan penghargaan bagi kafilah yang berhasil menorehkan prestasi pada MTQ Nasional XXXI.
“Insya Allah, bagi yang mendapatkan juara, pemerintah tetap menyiapkan bonus sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas prestasi yang telah diraih,” ungkapnya.
Namun, Vanath mengingatkan para kafilah agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Menurutnya, pengalaman bertanding di level nasional merupakan modal penting untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan.
“Kalau belum mendapatkan juara pada kesempatan ini, masih ada peluang di tahun-tahun berikutnya. Jadikan pengalaman ini sebagai tangga, sehingga tahun depan tangganya bisa lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Maluku, Vanath mendoakan seluruh kafilah agar diberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan, dan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI di Semarang.
“Pemerintah Provinsi Maluku bersama seluruh rakyat Maluku mendoakan dan mendukung kalian. Ikuti kompetisi ini dengan baik dan sedapat mungkin harumkan nama Maluku dengan membawa pulang prestasi terbaik,” tandasnya.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera LPTQ Provinsi Maluku oleh Wakil Gubernur H. Abdullah Vanath kepada Plt. Ketua LPTQ Maluku, Kasrul Selang. Penyerahan tersebut menjadi simbol amanah bagi Kafilah Maluku untuk membawa semangat, kehormatan, dan nama besar daerah dalam ajang MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang. (AM-MS)
















