ASAMMANIS.NEWS – Namrole – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan resmi menetapkan Asriadi Tomia sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam rapat paripurna yang digelar di Namrole, Rabu (8/4/2026).
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Musyawarah Daerah V Partai Golongan Karya Kabupaten Buru Selatan tentang Pengesahan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan periode 2025–2030.
Asriadi Tomia memperoleh dukungan penuh dari seluruh peserta Musda, sehingga ditetapkan secara aklamasi sebagai pimpinan baru Golkar di daerah tersebut. Proses pemilihan berlangsung lancar dan mencerminkan soliditas internal partai di tingkat kabupaten.
Keputusan Musda ditetapkan oleh pimpinan sidang di Namrole, dengan Masdjam Sangadji bertindak sebagai anggota yang turut mengesahkan hasil forum.
Penetapan ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan organisasi, di antaranya pelaksanaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta Program Umum Partai, yang menegaskan bahwa DPD merupakan badan pelaksana organisasi tertinggi di tingkat kabupaten yang bersifat kolektif.
Selain itu, Musda sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah memiliki kewenangan penuh dalam memilih dan menetapkan Ketua DPD, yang kemudian disahkan melalui keputusan resmi.
Sebagai Ketua DPD terpilih, Asriadi Tomia juga bertindak sebagai anggota formatur dan diberikan mandat penuh untuk menyusun komposisi kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan masa bakti 2025–2030.
Penetapan tersebut juga mengacu pada regulasi internal partai, termasuk hasil Musyawarah Nasional XI Partai Golkar tahun 2024 serta petunjuk pelaksanaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait penyelenggaraan musyawarah daerah.
Dalam pidato politiknya, Asriadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh kader dan pemilik suara dalam Musda.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader dan pengurus DPD Golkar Buru Selatan, terutama para pemilik suara dari tingkat kecamatan hingga organisasi pendiri dan didirikan, atas amanah yang diberikan kepada saya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pada periode kepemimpinan keduanya, Partai Golkar akan tetap mendukung dan mengawal pemerintahan daerah.
“Golkar akan tetap mendukung serta mengawal pemerintahan Bupati La Hamidi dan Wakil Bupati Gerson. Selama apa yang bisa dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Buru Selatan, kami akan terus berjuang,” tegasnya.
Dengan terpilihnya Asriadi Tomia secara aklamasi, diharapkan kepengurusan baru Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan segera terbentuk dan mampu menjalankan roda organisasi secara efektif, sekaligus memperkuat peran partai dalam menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan. AM.N-SBR



















