Jakarta, asammanis.news, 6 Desember 2025 – Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai bahwa dua menteri di Kabinet Indonesia Maju jilid pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki tingkat popularitas paling tinggi di publik. Hal tersebut ia sampaikan dalam tayangan podcast Akurat.co pada Jumat (6/12/2025).
“Ada dua menteri yang menurut saya punya popularitas paling tinggi, terlepas dari positif maupun negatif. Mereka adalah Menteri Purbaya dan Menteri Bahlil Lahadalia,” ujar Iwan.
Iwan menjelaskan bahwa popularitas kedua menteri tersebut muncul dari dinamika pemberitaan serta percakapan publik di ruang digital. Ia menilai bahwa sentimen yang berkembang di media sosial turut mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap keduanya.
“Popularitas Purbaya meningkat karena sentimen positif yang berkembang di media sosial. Sebaliknya, popularitas Bahlil membesar seiring dominannya sentimen negatif, karena ada kepentingan mafia yang tidak suka dengannya” ungkapnya.
Lebih lanjut, Iwan menilai posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada dalam perhatian khusus Presiden Prabowo.
“Pak Bahlil itu termasuk menteri yang disayang oleh Pak Prabowo. Karena Kementerian ESDM memang butuh menteri seperti Pak Bahlil ini,” tegasnya.
Ia juga menilai bahwa baik Purbaya maupun Bahlil merupakan figur yang sangat loyal terhadap perintah dan arahan Presiden Prabowo, sehingga peran mereka memiliki dampak signifikan terhadap dinamika politik dan ekonomi nasional.
Dalam penilaiannya, Iwan turut menyinggung adanya penggiringan opini publik terhadap kedua menteri tersebut. Ia menilai bahwa kepentingan tertentu, termasuk kelompok mafia dengan aliran modal besar, ikut memainkan narasi di ruang publik.
Meski demikian, Iwan menekankan pentingnya publik melihat dinamika tersebut secara objektif dan tidak terjebak dalam opini yang mengarah pada pembentukan persepsi semata. AM.N-001




















