ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Kehadiran RANS Carnival di Kota Ambon tak sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menilai kegiatan yang digelar bersama Telkomsel pada 18–19 Juli 2026 itu berhasil membuka ruang promosi bagi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, menyampaikan apresiasi kepada RANS Entertainment yang memilih Ambon sebagai salah satu kota penyelenggara RANS Carnival. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuktikan bahwa Ambon memiliki daya tarik sebagai kota kreatif yang mampu menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional.
Owner RANS Entertainment sekaligus artis nasional, Raffi Ahmad, hadir langsung menyapa masyarakat dalam kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon. Selain menghadirkan ratusan tenant UMKM, acara tersebut juga dimeriahkan penampilan musisi asal Maluku yang tengah bersinar di industri musik nasional, Toton Caribo dan Fresly Nikijuluw.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada RANS Carnival yang telah memilih Kota Ambon sebagai lokasi kegiatan ini dan bekerja sama dengan Telkomsel. Kegiatan seperti ini sangat membantu mempromosikan potensi daerah sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang,” ujar Bodewin.
Menurutnya, RANS Carnival menjadi panggung strategis untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Ambon, mulai dari kuliner khas hingga berbagai hasil karya pelaku UMKM yang selama ini terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya saing.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon bersama Pemerintah Provinsi Maluku akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar pelaku UMKM memperoleh lebih banyak kesempatan memasarkan produknya dan memperluas jaringan usaha.
“Kami ingin produk-produk UMKM Ambon semakin dikenal. Karena itu pemerintah akan terus mendorong berbagai kegiatan yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sehingga ekonomi lokal terus bertumbuh,” katanya.
Bodewin menambahkan, geliat ekonomi masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh penyelenggaraan event seperti RANS Carnival, tetapi juga berbagai agenda nasional yang mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah.
Ia mencontohkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan Tim Nasional Indonesia yang mendorong peningkatan transaksi ekonomi, mulai dari pembelian jersey, kegiatan nonton bareng, hingga meningkatnya kunjungan ke pusat-pusat kuliner.
“Kita patut bersyukur karena berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat mampu menggerakkan sektor ekonomi. Masyarakat berbelanja jersey Timnas, menikmati kuliner, dan mengikuti kegiatan nonton bareng. Semua itu memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM yang terus berupaya bangkit dan mengembangkan usahanya,” ungkapnya.
Menurut Wali Kota, keberhasilan penyelenggaraan RANS Carnival menjadi bukti bahwa event kreatif dapat menjadi instrumen efektif untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran ribuan pengunjung tidak hanya menciptakan suasana hiburan, tetapi juga meningkatkan omzet pedagang serta memperluas promosi produk lokal.
Pemerintah Kota Ambon berharap semakin banyak kegiatan berskala nasional digelar di ibu kota Provinsi Maluku itu, sehingga sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (AM.N-MS)


















