ASAMMANIS.NEWS – Tual – Anggota DPR RI Fraksi PAN, Widya Pratiwi Murad, mengecam keras dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum aparat di Kota Tual, Provinsi Maluku.
Pernyataan tersebut disampaikan Widya melalui akun Facebook pribadinya. Dalam unggahannya, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang terjadi.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” tulisnya.
Sebagai mitra Polri di Komisi III DPR RI, Widya mendorong agar kasus tersebut ditangani secara terbuka dan profesional. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Siapapun yang bersalah harus diproses sesuai hukum. Penanganan perkara ini harus dilakukan secara transparan,” ujarnya.
Menurut Widya, penegakan hukum yang akuntabel menjadi kunci untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Ia juga menilai peristiwa tersebut mencederai semangat reformasi Polri yang selama ini diarahkan pada pembentukan institusi yang profesional, modern, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia dan perlindungan terhadap warga sipil.
Di akhir pernyataannya, Widya mengimbau masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi. Ia meminta publik mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. AM.N-SBR




















