ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
AsamManis.News
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
AsamManis.News
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini
Home Advertorial

Willy Aditya: Buku Sama Penting dengan Kebutuhan Pangan

Marthen Supulatu by Marthen Supulatu
Agustus 6, 2026
in Advertorial, Nasional, Pendidikan
0
Willy Aditya: Buku Sama Penting dengan Kebutuhan Pangan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAMMANIS.NEWS – YOGYAKARTA – Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menegaskan, buku harus dipandang sebagai kebutuhan dasar masyarakat, sama pentingnya dengan kebutuhan pangan. Oleh karenanya, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh akses terhadap buku dan pengetahuan.

“Kalau pangan merupakan kebutuhan dasar bagi tubuh, buku juga harus kita lihat sebagai makanan bagi otak. Keduanya harus ditempatkan secara setara. Inilah yang harus kita perjuangkan,” ujar Willy  dalam diskusi publik bertajuk ‘Buku Murah dan Akses Ilmu Pengetahuan sebagai Hak Dasar Warga Negara’ di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang dikutip dari partainasdem.id, Kamis (06/08/26).

Lebih jauh Willy mengutarakan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Sistem Perbukuan disiapkan untuk menjamin akses masyarakat terhadap buku dan ilmu pengetahuan sebagai hak dasar warga negara sekaligus memperbaiki ekosistem perbukuan nasional yang dinilai menghadapi berbagai persoalan.

Baca Juga . . .

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

September 11, 2026
Garda Mawar Hadir untuk Warga Pandeglang, Salurkan 320 Paket Sembako dan Santunan

Garda Mawar Hadir untuk Warga Pandeglang, Salurkan 320 Paket Sembako dan Santunan

September 8, 2026
Erupsi 25 Jam Berakhir, PVMBG Minta Warga Jauhi Radius 3 Kilometer Anak Krakatau

Erupsi 25 Jam Berakhir, PVMBG Minta Warga Jauhi Radius 3 Kilometer Anak Krakatau

September 6, 2026
ADVERTISEMENT

“Negara harus hadir sebagai fasilitator yang memastikan akses setara terhadap buku. Hak dasar terhadap ilmu pengetahuan tidak boleh hanya dinikmati masyarakat di ibu kota provinsi, tetapi harus sampai ke desa-desa,” tukasnya.

Menurut Willy, pembahasan RUU Sistem Perbukuan menjadi semakin mendesak karena industri perbukuan nasional tengah menghadapi tantangan serius. Hal itu terlihat dari banyaknya toko buku dan penerbit yang gulung tikar dalam beberapa tahun terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini bermula dari fenomena toko buku tutup dan penerbit tutup. Ketika Gunung Agung tutup, kita tentu sedih. Banyak juga toko buku di daerah yang gulung tikar. Dari situ kami memeriksa, ternyata ada masalah fundamental dalam ekosistem perbukuan kita,” ungkapnya.

Ketua DPP Partai NasDem itu juga menjelaskan, salah satu persoalan mendasar dalam kebijakan perbukuan saat ini adalah adanya perbedaan perlakuan antara buku teks pelajaran dan buku bacaan umum. Menurutnya, negara masih memberikan dukungan besar terhadap buku pelajaran, sementara buku bacaan umum lebih banyak bergantung pada mekanisme pasar.

“Kenapa ada diskriminasi seperti itu? Kenapa buku teks pelajaran disubsidi negara, sementara buku bacaan umum diserahkan kepada pasar? Karena itu, kami ingin tidak ada lagi dikotomi antara buku teks pelajaran dan buku umum,” tegas Willy.

Ia menambahkan, amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tidak cukup diwujudkan melalui pendidikan formal saja. Dibutuhkan pula ekosistem pengetahuan yang didukung keberadaan buku, jurnal ilmiah, perpustakaan, penulis, penerbit, hingga toko buku.

Dalam kesempatan tersebut, Willy mendorong pemerintah mengevaluasi kebijakan perpajakan di sektor perbukuan. Menurutnya, tingginya biaya produksi dan distribusi turut memengaruhi harga buku yang harus dibayar masyarakat.

“Pajak penulis sudah dikurangi menjadi 1,5 persen, tetapi realisasinya juga belum berjalan optimal. Kenapa tidak dibuat nol persen saja? Kita harus melihat ekosistemnya secara keseluruhan,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menilai pemerintah perlu memperkuat kondisi perpustakaan sekolah maupun perpustakaan daerah yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan koleksi dan belum optimal menjadi pusat pengembangan literasi masyarakat.

Willy turut menyoroti perlunya keseimbangan antara anggaran publikasi pemerintah daerah dengan belanja pengadaan buku dan pengembangan perpustakaan.

“Belanja iklan pemerintah daerah besar sekali, tetapi belanja bukunya memalukan. Perpustakaannya juga tidak hidup. Padahal kita ingin membangun bangsa yang cerdas, memiliki daya nalar kritis, dan ilmu pengetahuannya berkembang,” tegasnya.

RUU Sistem Perbukuan saat ini telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026 dan dalam waktu dekat akan dibahas dalam proses legislasi di DPR RI melalui Badan Legislasi (Baleg). (***)

Tags: BukuKetua Komisi XIII DPR RIWIlly Aditya
Previous Post

PNBP Kementerian ESDM 2025 Lampaui Target, BPK Kembali Berikan Opini WTP

Next Post

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Periode Pertama Agustus 2026 Sebesar USD124,44 per Ton

Marthen Supulatu

Marthen Supulatu

Next Post
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Periode Pertama Agustus 2026 Sebesar USD124,44 per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Periode Pertama Agustus 2026 Sebesar USD124,44 per Ton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Februari 11, 2026
Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Maret 16, 2026
Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

September 5, 2025
Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

November 25, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

September 11, 2026
Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

September 10, 2026

Recent News

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

September 11, 2026
Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

September 10, 2026
AsamManis.News

AsamManis.News adalah portal berita online yang menyajikan ragam informasi terkini dengan dua sisi rasa: tajam dan kritis seperti asam, ringan dan menghibur seperti manis. Dapatkan update berita nasional, regional, gaya hidup, opini, hingga hiburan setiap hari. Kami hadir untuk menyuguhkan berita dengan sudut pandang yang seimbang, segar, dan mudah dicerna.

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • INTERNASIONAL
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • TNI | POLRI
  • Video

Recent News

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA