Jakarta, asammanis.news, 5 Desember 2025 – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menepati janjinya saat meninjau Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu (3/5). Dalam kunjungan tersebut, Bahlil sempat berhenti di sebuah masjid yang tetap berdiri kokoh meski berada di wilayah yang terdampak parah. Kepada penjaga masjid, Tomas (33), Bahlil berkomitmen mengirimkan satu unit genset agar rumah ibadah itu kembali dapat digunakan untuk aktivitas keagamaan.
Janji tersebut ditepati hanya dua hari kemudian. Satu unit genset telah tiba di Masjid Suhada, disusul bantuan tambahan berupa 35 unit genset untuk warga pengungsi di Palembayan. Kehadiran genset-genset tersebut membuat listrik di desa itu kembali menyala, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih normal, termasuk penerangan pada malam hari.
“Kementerian ESDM dan PLN telah mengirimkan 35 buah genset untuk Desa Palembayan. Satu genset khusus kami kirimkan untuk masjid guna mendukung kegiatan ibadah,” ujar Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum Sektor ESDM sekaligus Ketua Tim Energi dan Sumber Daya Mineral Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi, di Jakarta, Jumat (5/12).
Selain genset, PLN juga telah memasang tiang listrik bertegangan rendah di kawasan yang terdampak paling parah. Personel PLN bekerja hingga malam hari demi memulihkan aliran listrik di Palembayan.
Sebelumnya, Bahlil memerintahkan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara untuk membersihkan kayu dan puing di sekitar masjid menggunakan alat berat. Ia juga meminta PT PLN (Persero) segera memulihkan akses listrik warga. “Pakai alat berat untuk membersihkan ini agar hari Jumat bisa sholat. Jumat malam insya Allah sudah bisa menyala dengan memakai genset, 35 buah genset, dan permanennya nanti dilakukan di hari Sabtu,” kata Bahlil.
Pemulihan kelistrikan di Sumatera Barat secara keseluruhan menunjukkan kemajuan signifikan. Dari 74 penyulang yang terdampak, seluruhnya telah kembali beroperasi. Sebanyak 2.284 gardu distribusi atau 99 persen berhasil pulih dari total 2.302 gardu terdampak. Dari beban listrik 42 MW yang sebelumnya padam, kini 40,9 MW (97 persen) sudah kembali menyala. Sementara itu, dari 270.148 pelanggan terdampak, sebanyak 268.883 pelanggan atau 99 persen telah kembali memperoleh pasokan listrik. AM.N-001




















