ASAMMANISNEWS,MASOHI — Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi nyata dan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah, Jumat,14/08/2026.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPC Partai Demokrat Maluku Tengah dan seluruh panitia yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan adanya kepedulian dan komitmen bersama terhadap kelestarian lingkungan di Kabupaten Maluku Tengah atau Bumi Pamahanunusa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPC Partai Demokrat Kabupaten Maluku Tengah beserta seluruh panitia pelaksana. Inisiatif dan aksi nyata yang dilakukan hari ini menunjukkan komitmen kepedulian yang besar terhadap kelestarian lingkungan hidup di bumi Pamahanunusa yang kita cintai ini,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, Maluku Tengah memiliki kekayaan alam dan lingkungan yang luar biasa. Namun, potensi tersebut tidak akan dapat dipertahankan apabila tidak diiringi kesadaran dan tindakan nyata dari seluruh lapisan masyarakat.
Ia menilai perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan merupakan tantangan yang harus mendapat perhatian serius. Karena itu, gerakan yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan dinilai sangat relevan untuk terus dikembangkan.
Bukan Sekedar Slogan
Bupati menegaskan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri harus dimaknai sebagai sebuah gerakan nyata, bukan hanya sebatas slogan.
Menurutnya, menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.
Di antaranya tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pembakaran sampah, menanam dan merawat pohon, serta menjaga kebersihan lingkungan, sungai hingga kawasan pesisir.
“Lingkungan yang bersih dan sehat dimulai dari tindakan sederhana: tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pembakaran sampah, menanam dan merawat pohon, serta menjaga kebersihan lingkungan, sungai, dan pesisir,” tegasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat Maluku Tengah menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan sekaligus tanggung jawab bersama.
Ia menekankan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga lingkungan. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, pemuda dan seluruh pemangku kepentingan.
Dorong Maluku Tengah Bersih dan Asri
Lebih lanjut, Bupati berharap gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mewujudkan Maluku Tengah yang bersih, hijau, sehat dan asri.
Lingkungan yang dijaga saat ini, kata dia, merupakan warisan penting yang akan menentukan kualitas kehidupan generasi mendatang.
“Mari mulai dari langkah-langkah sederhana, menanam, menjaga kebersihan, dan merawat alam. Dari Maluku Tengah untuk Indonesia, demi langit yang tetap biru dan masa depan yang lebih baik,” ajaknya.
Bupati juga berharap kegiatan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang dilaksanakan di berbagai wilayah Kabupaten Maluku Tengah.
Ia kemudian secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
“Semoga memberikan manfaat nyata dan menjadi gerakan berkelanjutan di seluruh wilayah Maluku Tengah,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan semangat bersama: “Salam Demokrat, Indonesia Asri, dan Maluku Tengah Lestari!”
















