ASAMMANIS.NEWS – JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, terus menghadapi dinamika komunikasi di ruang digital. Di tengah berbagai arus opini yang berkembang, Bahlil dinilai tetap fokus pada kerja-kerja pemerintahan serta kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Dukungan terhadap Bahlil datang dari Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI). Organisasi pendiri Partai Golkar itu menilai pentingnya membangun komunikasi publik yang sehat melalui pendekatan edukatif, berbasis data, serta narasi yang berimbang.
Hal tersebut mencuat setelah beredarnya sejumlah konten di media sosial yang dinilai berupaya menjatuhkan citra Bahlil Lahadalia, sebagaimana terpantau pada unggahan di laman Facebook resmi DPP Partai Golkar. Konten-konten tersebut disebut menyudutkan Bahlil dalam kapasitasnya sebagai Menteri ESDM.
Ketua Umum DEPINAS SOKSI, Mukhamat Misbakhun, menyikapi situasi tersebut dengan menyerukan kepada seluruh kader SOKSI agar tetap solid dan aktif menjaga citra baik Ketua Umum Partai Golkar itu di ruang publik.
Misbakhun menilai, upaya pencitraan negatif terhadap Bahlil saat ini berlangsung secara masif dan dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak sejalan dengan kebijakan-kebijakan pro rakyat yang dijalankan Kementerian ESDM.
“Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, saat ini terus dicitrakan secara buruk oleh pihak-pihak yang tidak menyukai kebijakan beliau yang berpihak kepada rakyat,” ujar Misbakhun.
Ia pun menegaskan agar seluruh kader SOKSI berperan aktif dalam menjaga marwah organisasi dan partai dengan menyampaikan informasi yang benar dan konstruktif.
“Saya minta kader SOKSI untuk proaktif menjaga citra baik beliau, baik di media online maupun media sosial,” tegas Misbakhun.
Menurutnya, penguatan narasi positif dan penyampaian fakta yang objektif menjadi kunci untuk melawan disinformasi sekaligus menjaga kualitas demokrasi dan komunikasi politik di ruang digital. AM.N-SBR


















