ASAMMANIS.NEWS – Ambon – Ketua Umum Partai Golkar menegaskan ambisi mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Provinsi Maluku. Targetnya bukan sekadar meningkatkan perolehan kursi legislatif, tetapi memastikan Golkar kembali memiliki wakil di DPR RI dari daerah pemilihan Maluku.
Pesan politik tersebut disampaikan dalam pidato saat pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Maluku.
Ia secara terbuka mengingatkan Ketua DPD Golkar Maluku, Umar Lessy, bersama seluruh jajaran pengurus agar menjadikan pelantikan sebagai titik awal kebangkitan partai.
Menurutnya, Golkar tidak boleh puas dengan capaian politik yang ada. Konsolidasi organisasi, penguatan kaderisasi, dan kerja politik yang terukur harus menjadi prioritas.
”Saya tidak ingin sebagai ketua umum partai di DPP, tanah kelahirannya sendiri tidak memiliki perwakilan untuk DPR RI,” tegasnya.
Ia bahkan menyatakan kesiapannya turun langsung dan bekerja secara totalitas bersama kader Golkar untuk merebut kembali kejayaan partai di Maluku.
Bahlil juga mengingatkan bahwa kemenangan politik tidak bisa diraih hanya melalui kegiatan seremonial. Golkar harus memperkuat struktur hingga tingkat desa serta membangun komunikasi politik dengan masyarakat.
Ia mengungkapkan, konsolidasi organisasi telah dilakukan di 38 provinsi. Sementara di tingkat kabupaten/kota, proses Musda telah mencapai sekitar 90 persen dari 514 daerah, dan konsolidasi kecamatan sekitar 60 persen.
Target berikutnya adalah menuntaskan konsolidasi hingga tingkat desa pada Desember 2026.
Bahlil turut mengingatkan pentingnya membangun basis pemilih muda. Sebab, kelompok pemilih berusia 17 hingga 50 tahun diperkirakan mencapai 72 persen pada Pemilu 2029.
Karena itu, Golkar Maluku dituntut lebih serius merekrut, membina, dan memberikan ruang kepada generasi muda.
Pesannya jelas: Golkar tidak cukup hanya mempertahankan nama besar. Partai berlambang pohon beringin itu harus membuktikan kekuatan politiknya melalui kemenangan dan keterwakilan nyata di parlemen. (AM.N-MS)


















