ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
AsamManis.News
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
AsamManis.News
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini
Home Daerah

Kasus Pembacokan di Wahai Disorot, Keluarga Markus Masauna Desak Polisi Bertindak Tegas

Fata Hilla by Fata Hilla
Agustus 26, 2026
in Daerah
0
Kasus Pembacokan di Wahai Disorot, Keluarga Markus Masauna Desak Polisi Bertindak Tegas
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAMMANISNEWS,WAHAI — Keluarga Markus Masauna mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa anggota keluarga mereka pada 30 Juli 2026. Hingga lebih dari satu bulan setelah kejadian, keluarga menyebut terduga pelaku yang telah menjalani pemeriksaan belum juga ditahan.

Kepada media melalui sambungan telepon, Rabu, 26/08/2026, keluarga korban berinisial HM mengungkapkan, perkara tersebut bermula dari persoalan pemalangan akses perusahaan di kawasan perkebunan.

Menurut HM, pemalangan diduga dilakukan MT dengan alasan area tersebut merupakan lahan miliknya. Pihak keluarga Masauna menilai, apabila terdapat persoalan terkait kepemilikan atau penguasaan lahan, semestinya penyelesaian ditempuh melalui mekanisme hukum.

Baca Juga . . .

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

September 11, 2026
Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

September 10, 2026
Wagub Lepas Kafilah MTQ Maluku

Wagub Lepas Kafilah MTQ Maluku

September 10, 2026
ADVERTISEMENT

“Kalaupun dia punya tanah, sah-sah saja, berarti harus lewat jalur pengadilan, bukan jalur premanisme seperti begitu. Dia paksa orang,” ujar HM.

HM menjelaskan, sebelum insiden terjadi pada 30 Juli, pihak keluarga Masauna disebut telah beberapa kali membuka palang yang menutup akses tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada pembukaan palang terakhir, keluarga korban bersama sejumlah orang lainnya kembali membuka akses yang sebelumnya ditutup. Namun, setelah palang dibuka, MT bersama sejumlah orang lainnya disebut kembali datang dan menutup akses tersebut.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi pengejaran terhadap Markus Masauna.

Menurut keterangan keluarga, Markus berusaha melarikan diri sebelum akhirnya terdesak dan terjatuh. Dalam kondisi tersebut, korban diduga mengalami luka pada bagian kepala akibat sabetan benda tajam.

“Waktu itu MT keluar bersama sekitar enam orang. Mereka keluar dan mengejar keluarga Masauna. Masauna lari, kemudian terdesak dan jatuh. Saat itulah saudara kami dipotong di kepala,” ungkap HM.

Keluarga menyebut peristiwa tersebut disaksikan oleh sejumlah warga Kobi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah insiden, Markus kemudian melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian. Korban selanjutnya diarahkan untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum di Puskesmas Wahai.

Usai menjalani visum, korban kembali ke rumah. Pada sore hari, pihak yang dilaporkan kemudian dipanggil oleh kepolisian untuk dimintai keterangan. Sejumlah saksi juga disebut telah diperiksa untuk mendalami kejadian tersebut.

Namun, keluarga mengaku kecewa lantaran meski pemeriksaan telah dilakukan, terduga pelaku tidak langsung ditahan.

“Pelaku diperiksa, tapi tidak ditahan. Tidak ditahan, itu masalahnya di situ,” kata HM.

Keluarga kemudian menyebut adanya pemanggilan lanjutan terhadap pelaku maupun sejumlah saksi. Namun, menurut mereka, terduga pelaku disebut tidak lagi memenuhi panggilan penyidik.

“Dia dipanggil, tapi tidak datang lagi. Dipanggil lagi, tidak datang lagi sampai sekarang ini,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat keluarga mempertanyakan kepastian penanganan perkara yang telah mereka laporkan ke kepolisian.

Mereka juga mempertanyakan alasan ketidakhadiran terduga pelaku dalam memenuhi panggilan penyidik. Menurut keluarga, pada 14 Agustus 2026, terduga pelaku disebut menyampaikan alasan sakit dan menunjukkan keterangan dokter.

“Katanya mau datang, tapi sampai sekarang tidak datang. Sebelum tanggal 17, tanggal 14 itu katanya ada keterangan dokter bahwa dia sakit,” ungkap HM.

Keluarga korban berharap Polsek Wahai dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan penyidikan serta mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam perkara tersebut.

Mereka menilai, kepastian hukum penting diberikan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan tidak berkembang menjadi konflik baru di tengah masyarakat.

Keluarga juga meminta agar proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan profesional, terutama karena korban disebut mengalami luka pada bagian kepala.

“Keluarga mengharapkan segera ditangkap. Polisi harus mengambil tindakan tegas, karena ini ada luka dan ada korban. Korban luka karena dipotong,” tegas HM.

Sementara itu, keluarga korban juga menyampaikan dugaan bahwa terduga pelaku mendapat perlindungan dari pihak tertentu di lingkungan kepolisian. Dugaan tersebut merupakan tudingan dari pihak keluarga dan belum terkonfirmasi secara independen.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polsek Wahai terkait alasan terduga pelaku belum ditahan, ketidakhadirannya dalam pemanggilan lanjutan, maupun perkembangan penyidikan perkara tersebut.

Media juga belum memperoleh keterangan langsung dari MT mengenai tudingan dan kronologi yang disampaikan keluarga korban. Karena itu, seluruh tudingan terhadap terduga pelaku maupun pihak kepolisian masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian melalui proses hukum.

Keluarga berharap kepolisian segera menuntaskan proses penyelidikan maupun penyidikan secara objektif sehingga perkara tersebut memperoleh kepastian hukum dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Tags: Dugaan KasusMaluku TengahPolres MaltengPolsek WahaiTindak Kriminal
Previous Post

Workshop UMKM KKN-PPM Unidar Masohi, Pemkab Malteng Dorong Inovasi dari Limbah Jadi Cuan

Next Post

Titik Api Meluas di Maluku Tengah, BPBD Kaji Status Darurat Kebakaran

Fata Hilla

Fata Hilla

Next Post
Titik Api Meluas di Maluku Tengah, BPBD Kaji Status Darurat Kebakaran

Titik Api Meluas di Maluku Tengah, BPBD Kaji Status Darurat Kebakaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Februari 11, 2026
Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Maret 16, 2026
Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

September 5, 2025
Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

November 25, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

September 11, 2026
Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

September 10, 2026

Recent News

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

Rustam Husaid Pimpin BEM UPMJ, Siap Dorong Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat Papua

September 11, 2026
Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

Wagub Vanath: Haulussy Harus Terus Berbenah

September 10, 2026
AsamManis.News

AsamManis.News adalah portal berita online yang menyajikan ragam informasi terkini dengan dua sisi rasa: tajam dan kritis seperti asam, ringan dan menghibur seperti manis. Dapatkan update berita nasional, regional, gaya hidup, opini, hingga hiburan setiap hari. Kami hadir untuk menyuguhkan berita dengan sudut pandang yang seimbang, segar, dan mudah dicerna.

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • INTERNASIONAL
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • TNI | POLRI
  • Video

Recent News

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

Konflik Lisabata-Patahue, KNPI Desak Pemkab SBB Bergerak Cepat

September 12, 2026
Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

Hadapi Risiko Bencana yang Makin Kompleks, Wamen ESDM Dorong Investasi Ketangguhan

September 11, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA