ASAMMANISNEWS,TUAL – Lima nelayan asal Desa Fiditan, Kota Tual, Maluku, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan antara Pulau Ler dan Pulau Ngodan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu, 06/09/2026.
Kelima nelayan tersebut dievakuasi oleh Tim Rescue Pos SAR Tual setelah menerima laporan adanya kondisi yang membahayakan jiwa manusia di laut.
Dantim Operasi SAR, Guntur Mohan Mewar, mengatakan informasi kejadian diterima sekitar pukul 15.50 WIT dari Rahmat Saleh yang merupakan pihak keluarga.
“Dalam laporannya dijelaskan, kelima nelayan tersebut adalah warga Desa Fiditan, Kota Tual, yang pergi melaut menggunakan longboat sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIT,” kata Guntur.
Kelima nelayan tersebut diketahui menuju sejumlah spot mancing di sekitar perairan Pulau Ler dan Pulau Ngodan, Kabupaten Maluku Tenggara.
Setelah selesai memancing, mereka kemudian bertolak kembali menuju Kota Tual sekitar pukul 15.30 WIT. Namun, di tengah perjalanan longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Pos SAR Tual. Tim Rescue langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Tim SAR bergerak menuju lokasi dengan jarak sekitar 14,28 nautical mile dan heading 289° atau arah barat dari Pelabuhan PPN Tual.
Setelah melakukan pencarian, longboat yang membawa lima nelayan tersebut akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 17.02 WIT. Mereka masih berada di sekitar lokasi kejadian dan seluruhnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Kelima nelayan kemudian dievakuasi bersama menuju Kota Tual untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Guntur mengatakan keberhasilan evakuasi tersebut tidak terlepas dari respons cepat setelah laporan diterima.
“Alhamdulillah setelah dilaporkan dan diteruskan ke Pos SAR Tual dan dilaksanakannya Operasi SAR, seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Kelima nelayan yang berhasil dievakuasi masing-masing Rahmat Saleh (32), Tamiruddin (40), Nawir (36), Kamarudin (43), dan Sahar Renuat (41).
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tual dan keluarga korban. Sejumlah sarana yang digunakan dalam proses pencarian dan evakuasi yakni RIB Pos SAR Tual dan Rescue Car.
Sementara kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan angin bertiup dari arah barat laut hingga barat berkecepatan sekitar 20 knots dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Dengan berhasil ditemukannya dan dievakuasinya seluruh nelayan dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing. (**)
















