ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette, menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) bukanlah posisi yang berorientasi pada kekuasaan, melainkan amanah untuk melayani birokrasi demi memastikan pemerintahan berjalan efektif, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Robby saat ditemui di Ambon, Senin (27/7). Menurutnya, seorang Sekkot memegang peran strategis sebagai penggerak koordinasi pemerintahan yang bertugas memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja secara terintegrasi dalam mendukung visi dan kebijakan kepala daerah.
“Jabatan Sekkot bukan komandan birokrasi, tapi pelayan birokrasi,” tegas Robby.
Ia menjelaskan, kepemimpinan seorang Sekkot harus dibangun di atas semangat pelayanan, bukan dominasi. Seorang Sekkot dituntut mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh perangkat daerah, menciptakan suasana kerja yang harmonis, serta menjadi penghubung yang efektif antara pimpinan daerah dan aparatur sipil negara (ASN).
Menurut Robby, birokrasi yang sehat lahir dari kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan, mengedepankan kolaborasi, serta memberikan ruang bagi setiap OPD untuk bekerja secara profesional sesuai tugas dan fungsinya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak semata-mata diukur dari kemampuan mengendalikan birokrasi, tetapi dari kesediaan seorang Sekkot melayani aparatur dan masyarakat secara adil, profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.
Robby berharap paradigma kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dapat terus diperkuat di lingkungan Pemerintah Kota Ambon sehingga tercipta birokrasi yang semakin responsif, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. (AM.N-MS)

















