ASAMMANIS.NEWS – AMBON, MALUKU – Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) menjadikan capaian dua program studi unggulan sebagai pijakan untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan sekaligus membenahi program studi lainnya.
Dua prodi yang menjadi rujukan tersebut yakni Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi.
Rektor UKIM Steven Gaspersz mengatakan, capaian dua prodi unggulan itu menjadi salah satu prestasi penting dalam perjalanan 41 tahun UKIM. Hal tersebut disampaikannya kepada media di Auditorium UKIM, Selasa (1/9/26), seusai peringatan Dies Natalis ke-41.
“Tadi pidato HUT ke-41, kita mensyukuri semua prestasi yang sudah kita dapatkan dengan dua prodi unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Gaspersz.
Menurutnya, keberhasilan dua prodi tersebut tidak boleh berhenti sebagai pencapaian institusi. UKIM akan menjadikannya sebagai standar pembenahan dan pengembangan bagi program studi lainnya.
“Kita tentu saja mengarah kepada peningkatan mutu pada setiap prodi. Dengan dua prodi unggul ini, kita menjadikan itu sebagai kebijakan untuk kita membenahi prodi-prodi yang lain dengan standar yang sudah kita miliki,” ujarnya.
Gaspersz menegaskan, peningkatan mutu menjadi arah utama kebijakan akademik UKIM. Karena itu, capaian yang telah diraih dua prodi unggulan akan didorong menjadi pemicu peningkatan kualitas secara menyeluruh.
Namun, ia mengakui UKIM masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam aspek tata kelola dan pengembangan infrastruktur. Untuk menghadapinya, solidaritas seluruh sivitas akademika dinilai menjadi kekuatan penting.
“Kita juga menyadari bahwa ada tantangan-tantangan yang kita hadapi. Karena itu, kita membutuhkan solidaritas agar supaya tantangan itu bisa kita hadapi dan ada perubahan signifikan, baik dalam sistem tata kelola UKIM maupun dalam pengembangan infrastruktur,” katanya.
Ia menilai, penguatan mutu tidak dapat dilakukan secara parsial. Seluruh unsur kampus harus bergerak dengan standar yang sama agar perubahan tidak hanya terlihat pada program studi tertentu, tetapi menjadi budaya akademik UKIM secara keseluruhan.
Gaspersz berharap UKIM terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat sebagai salah satu perguruan tinggi di Maluku yang mampu menunjukkan kualitas pendidikan sekaligus tata kelola yang baik.
“Harapan yang paling utama adalah UKIM semakin berkembang serta dipercaya sebagai perguruan tinggi di Maluku dan mampu menampilkan serta memperlihatkan kualitas yang baik,” pungkasnya. (***)
















