ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DiskominfoSandi) Kota Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dengan menerima mahasiswa Kuliah Kerja Praktik (KKP) dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Ambon, Senin (27/7).
Tiga mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, yakni Frankie Ashley Mc Art Teterissa, Lenox Morris Rahanyaan, dan Jenery Hendra Tri Buana Pattiasina, diterima langsung oleh Kepala DiskominfoSandi Kota Ambon, Dr. Ir. Ronald Lekransy, M.Si, di ruang kerjanya. Turut mendampingi Sekretaris Dinas Sulian M.L. Sedubun, S.Kom., M.Eng., serta Dosen Pembimbing Ipa Nafia Assagaf, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, Ronald Lekransy menyampaikan apresiasi kepada ITB STIKOM Ambon yang kembali mempercayakan DiskominfoSandi sebagai lokasi pelaksanaan KKP bagi mahasiswanya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak ITB STIKOM Ambon yang telah memilih DiskominfoSandi Kota Ambon sebagai tempat pelaksanaan kerja praktik. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menyambut peserta magang, Lekransy memberikan motivasi agar para mahasiswa memiliki semangat belajar yang tinggi dan terus meningkatkan kapasitas diri di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, dunia kerja saat ini bergerak sangat dinamis sehingga menuntut generasi muda untuk terus belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing.
“Belajar tidak pernah berhenti. Jangan puas menjadi pribadi yang biasa-biasa saja. Tantangan dunia kerja terus berubah mengikuti perkembangan zaman, sehingga kemampuan untuk beradaptasi menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa selama menjalani KKP, mahasiswa diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan budaya kerja di lingkungan DiskominfoSandi, termasuk sistem kerja yang kini menerapkan pola kerja bergiliran sebagai bagian dari efisiensi anggaran dan waktu.
Selain kemampuan akademik, Lekransy menekankan tiga nilai utama yang harus dimiliki setiap mahasiswa, yakni responsif, komunikatif, dan mampu membangun jejaring.
Menurutnya, sikap responsif akan membantu mahasiswa melihat peluang untuk berkontribusi dalam setiap pekerjaan. Sementara komunikasi yang baik menjadi fondasi terciptanya proses belajar yang efektif dan terhindar dari kesalahpahaman. Di sisi lain, membangun jaringan profesional sejak dini akan membuka lebih banyak peluang karier di masa depan.
Ia berharap masa KKP tidak hanya menjadi syarat akademik semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai wadah mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan pengalaman nyata di dunia kerja.
“Di sini adik-adik tidak hanya belajar teknis sesuai bidang studi, tetapi juga memahami administrasi pemerintahan, etika kerja, komunikasi, serta kolaborasi yang menjadi bagian penting dalam dunia profesional,” katanya.
Di akhir pertemuan, Ronald Lekransy meminta Sekretaris Dinas untuk mengatur jadwal penempatan ketiga mahasiswa selama dua bulan ke depan agar proses pembelajaran berjalan optimal.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini DiskominfoSandi Kota Ambon telah menerima sekitar 30 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengikuti program KKP maupun magang.
“Meski waktunya hanya sekitar dua bulan, saya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sebagai bekal menyelesaikan studi sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” pungkasnya. (AM.N-MS)
















