ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Panitia Kongres ke-XL Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) resmi membuka sayembara desain logo dan maskot sebagai identitas visual pelaksanaan kongres yang akan digelar di Kota Ambon, Provinsi Maluku. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para desainer muda dan pegiat kreatif di Maluku untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah di panggung nasional.
Panitia menegaskan, sayembara ini bukan sekadar mencari logo dan maskot terbaik, tetapi menghadirkan simbol yang mampu merepresentasikan semangat pelayanan GMKI, kekayaan budaya Maluku, serta nilai persatuan dan kebangsaan yang menjadi fondasi organisasi mahasiswa Kristen tertua di Indonesia tersebut.
Logo dan maskot yang terpilih nantinya akan menjadi identitas resmi Kongres XL GMKI dan digunakan dalam seluruh rangkaian kegiatan kongres. Karena itu, setiap peserta dituntut menghadirkan karya yang kreatif, orisinal, dan memiliki makna filosofis yang kuat.
Dalam ketentuannya, peserta diwajibkan mengirimkan satu desain logo dan satu desain maskot yang mengangkat identitas budaya Ambon dan Maluku, nilai-nilai GMKI, serta selaras dengan tema Kongres XL, “Berubahlah! Temukanlah Kasih Allah dalam Perziarahan!”
Panitia juga menetapkan penggunaan warna merah, putih, biru, dan abu-abu sebagai bagian dari identitas visual yang harus diakomodasi dalam desain. Seluruh karya wajib merupakan hasil ciptaan sendiri, belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam kompetisi lain.
Untuk menjaga integritas perlombaan, panitia melarang penggunaan unsur SARA, pornografi, maupun kekerasan dalam desain. Selain itu, seluruh peserta tidak diperkenankan menggunakan bantuan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembuatan karya guna menjamin orisinalitas hasil desain.
Sayembara ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat yang berdomisili di Provinsi Maluku dan dibuktikan dengan kepemilikan KTP. Karya dikirim dalam format JPEG, PNG, dan PDF, disertai uraian filosofi logo dan maskot melalui tautan pendaftaran yang telah disediakan panitia.
Kompetisi mulai dibuka sejak 15 Juni 2026, Proses pengumpulan karya berlangsung hingga 30 Juni 2026, dilanjutkan dengan tahap penilaian pada 1–3 Juli 2026, sementara pemenang akan diumumkan pada 4 Juli 2026.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp5 juta bagi para pemenang. Karya terbaik akan menjadi hak milik panitia dan digunakan sebagai identitas resmi Kongres XL GMKI.
Panitia berharap sayembara ini mampu melahirkan karya-karya kreatif yang tidak hanya memperkuat citra Kongres XL GMKI, tetapi juga menjadi representasi wajah Maluku yang kaya budaya, menjunjung semangat persaudaraan, dan terbuka terhadap perubahan.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, panitia dapat dihubungi melalui nomor 085254323642 dan 082238359784. (AM.N-MS)
















