ASAMMANIS.NEWS – AMBON – Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Momentum tersebut harus menjadi titik tolak bagi generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.
Hal itu ditegaskan Pengurus DPD KNPI Maluku, Jovandri Aditya Kalaimena, usai mengikuti Upacara HUT ke-81 Provinsi Maluku di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (19/08/26).
Menurut Jovandri, perjuangan generasi hari ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan menghadirkan karya, kreativitas, prestasi dan pengabdian nyata untuk Maluku dan Indonesia.
“Bagi kami pemuda, HUT ke-81 tahun bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pendahulu. Perjuangan harus kita isi dengan karya, kreativitas, prestasi dan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa,” kata Jovandri.
Ia menilai tantangan pembangunan ke depan menuntut pemuda untuk tidak sekadar menjadi penonton. Generasi muda harus berani membawa gagasan, menciptakan inovasi dan membangun kolaborasi dengan pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat.
“Pemuda harus menjadi generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Anak muda harus hadir membawa gagasan, menciptakan karya dan berkolaborasi,” ujarnya.
Dalam kaitannya dengan pembangunan Maluku, Jovandri menyatakan KNPI Maluku siap membangun kolaborasi dengan pemerintahan Hendrik Lewerissa–Abdullah Vanath (HL-AV). Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan sinergi pemerintah dan kekuatan pemuda.
Dukungan KNPI, kata dia, bukan sekadar dukungan politik, tetapi merupakan bentuk komitmen organisasi kepemudaan untuk ikut mengawal kepentingan daerah sekaligus memastikan pembangunan memberi ruang yang lebih besar bagi generasi muda.
“Maluku maju membutuhkan generasi muda yang berani bermimpi dan bekerja untuk mewujudkan mimpi itu. Kita ingin anak-anak muda terus tumbuh, berkarya dan memberikan kontribusi untuk Maluku,” tuturnya.
Jovandri menegaskan, KNPI Maluku akan terus hadir dalam berbagai kondisi untuk mengawal kepentingan masyarakat dan daerah bersama pemerintahan HL-AV. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk berkontribusi.
Bagi KNPI Maluku, peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Setelah 81 tahun perjalanan daerah, tugas generasi hari ini adalah memastikan persatuan tetap terjaga, kreativitas terus tumbuh dan pembangunan bergerak menuju kesejahteraan masyarakat.
“Laut dan tanah Maluku adalah warisan dan rumah kita bersama. Mari kita jaga persatuan, teguhkan semangat kebersamaan dan bekerja bersama demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-81 Provinsi Maluku seraya mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah.
Selamat HUT ke-81 Provinsi Maluku. Maluku Bersatu, Membangun Bersama.
“Samua par Maluku deng Indonesia pung bae.” tutup Tokoh Muda Maluku asal Nusa Ina itu. (AM.N-MS)
















