ASAMMANISNEWS,MASOHI — Kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi terus mengalir dari tanah rantau. Keluarga Besar Flobamora NTT di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, selama lima hari menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu para korban bencana.
Aksi solidaritas tersebut resmi berakhir pada Kamis, 27/08/2026. Selama pelaksanaannya, kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Masohi, para donatur, relawan, keluarga besar Flobamora, hingga jajaran Polres Maluku Tengah.
Salah satu anggota Keluarga Besar Flobamora NTT, Nazarudin Lamawitak, mengatakan dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat selama lima hari mencapai Rp26.805.000.
Menurutnya, jumlah tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi musibah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Masohi yang sudah membuka hati dan ikut membantu. Mungkin nilainya tidak seberapa bagi sebagian orang, tetapi bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, bantuan ini tentu sangat berarti,” ujar Lamawitak.
Dukungan juga datang dari Kapolres Maluku Tengah bersama jajaran dan personel Polres Maluku Tengah. Pada hari terakhir penggalangan dana, bantuan sebesar Rp20.000.000 turut diberikan untuk mendukung aksi kemanusiaan tersebut.
Selain itu, terdapat sumbangan yang masuk melalui transfer rekening sebesar Rp850.000.
Dengan demikian, total dana yang telah terkumpul hingga hari terakhir mencapai Rp47.590.000.
Lamawitak menegaskan, capaian tersebut bukan semata-mata mengenai jumlah uang yang berhasil dikumpulkan, tetapi menjadi gambaran kuatnya rasa persaudaraan dan kepedulian masyarakat terhadap sesama.
“Ini bukan hanya tentang berapa besar uang yang terkumpul. Yang paling penting adalah kepedulian dan keikhlasan dari orang-orang yang ikut membantu. Kami melihat sendiri bagaimana masyarakat memberikan dukungan dengan tulus untuk saudara-saudara kita di NTT,” ungkapnya.
Meski aksi penggalangan dana telah memasuki hari terakhir, jumlah bantuan diperkirakan masih akan bertambah. Sebab, hasil kegiatan bazar dan penjualan kue seharga Rp10.000 yang dilakukan Keluarga Besar Flobamora NTT di sejumlah sekolah serta beberapa lokasi di Kota Masohi masih dalam proses pengumpulan.
Karena itu, total Rp47,59 juta yang telah tercatat saat ini belum menjadi angka akhir dari seluruh rangkaian aksi kemanusiaan tersebut.
Lamawitak berharap seluruh bantuan yang terkumpul nantinya dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan memberikan manfaat bagi para korban gempa.
“Kami berharap bantuan ini nantinya bisa sampai kepada saudara-saudara kita yang terdampak dan dapat sedikit meringankan beban mereka. Semoga apa yang kami lakukan bersama masyarakat di Masohi ini menjadi bentuk nyata bahwa dalam kondisi apa pun, kita tidak pernah meninggalkan saudara kita yang sedang membutuhkan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Maluku Tengah beserta seluruh personel yang turut memberikan dukungan dalam aksi penggalangan dana tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Maluku Tengah bersama jajaran, para donatur, relawan, masyarakat, dan seluruh keluarga besar Flobamora yang telah ikut mengambil bagian. Dukungan ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus bergerak membantu sesama,” tutur Lamawitak.
Keluarga Besar Flobamora NTT juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik melalui sumbangan secara langsung maupun melalui berbagai kegiatan penggalangan dana.
Bagi mereka, aksi tersebut bukan sekadar kegiatan mengumpulkan uang, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan masyarakat NTT di tanah rantau sekaligus menunjukkan bahwa jarak tidak menjadi penghalang untuk membantu sesama.
“Semoga setiap rupiah yang disumbangkan menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Kami percaya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan ketulusan, akan memiliki arti besar bagi mereka yang sedang membutuhkan,” demikian disampaikan Keluarga Besar Flobamora NTT.
Aksi lima hari tersebut akhirnya menjadi gambaran nyata bagaimana solidaritas masyarakat di tanah rantau dapat berubah menjadi sebuah gerakan kemanusiaan.
Dari Masohi, kepedulian dikirimkan untuk NTT. Dari tanah rantau, doa dan bantuan diberikan untuk tanah kelahiran.
Dari Maluku untuk NTT. Dari hati untuk kemanusiaan.
















