ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
AsamManis.News
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Politik
  • Video
  • Lainnya
    • TNI | POLRI
    • Hukum & Kriminal
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Teknologi
No Result
View All Result
AsamManis.News
No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini
Home Nasional

Anggota Komisi XIII DPR Desak Penyelesaian Konkret Kasus Pelanggaran HAM Nenek Saudah

admin by admin
Februari 2, 2026
in Nasional
0
Anggota Komisi XIII DPR Desak Penyelesaian Konkret Kasus Pelanggaran HAM Nenek Saudah
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAMMAANIS.NEWS – JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, memberikan pernyataan keras terkait kasus dugaan pelanggaran HAM yang menimpa Nenek Saudah.

Meity menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan kasus ini dan menuntut penyelesaian secara konkret serta cepat, mengingat kondisi korban yang merupakan lansia rentan.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komnas HAM, Komnas Perempuan, serta Nenek Saudah selaku korban, di Gedung Nusantara II, Senayan, Senin (2/2/2026).

Baca Juga . . .

Badan Geologi Perkuat Kerja Sama dengan China Geological Survey

Badan Geologi Perkuat Kerja Sama dengan China Geological Survey

Mei 31, 2026
Kementerian ESDM Salurkan 1.100 Paket Daging Kurban untuk Pegawai dan Masyarakat

Kementerian ESDM Salurkan 1.100 Paket Daging Kurban untuk Pegawai dan Masyarakat

Mei 31, 2026
Maluku Jadi Episentrum Gerakan Qurban Nasional, Yayasan Indah Salurkan 75 Ekor Sapi hingga Pelosok Indonesia Timur

Maluku Jadi Episentrum Gerakan Qurban Nasional, Yayasan Indah Salurkan 75 Ekor Sapi hingga Pelosok Indonesia Timur

Mei 30, 2026
Diduga Rusak Rupiah demi Konten, Akun Xundd Tempredglass Terancam 5 Tahun Penjara

Diduga Rusak Rupiah demi Konten, Akun Xundd Tempredglass Terancam 5 Tahun Penjara

Mei 29, 2026
ADVERTISEMENT

Dalam rapat tersebut, Meity memberikan sejumlah catatan kritis kepada lembaga-lembaga terkait guna memastikan keadilan bagi korban

Kepada LPSK, Meity mendesak adanya timeline (linimasa) yang jelas mengenai asesmen psikologis bagi Nenek Saudah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan fisik yang nyata untuk mengantisipasi ancaman dari jaringan pelaku yang masih bebas.

Begitu juga Komnas HAM. Ia meminta pemetaan pelanggaran HAM dilakukan secara menyeluruh.

“Kasus ini bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan memiliki dimensi pelanggaran HAM yang luas yang harus diusut tuntas,” tegasnya.

Mety juga menekankan tentang akar masalah. Ia menyoroti Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Pasaman sebagai pemicu kekerasan.

“Saya meminta pemerintah pusat dan daerah segera mengevaluasi mekanisme pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Meity juga menggarisbawahi rekomendasi dari Komnas Perempuan mengenai kerentanan berlapis yang dialami Nenek Saudah, baik sebagai perempuan, lansia, maupun anggota masyarakat adat.

“Saya berharap ada program pendampingan khusus yang sensitif terhadap gender dan usia, agar pemulihan korban benar-benar menyeluruh,” ujar Meity.

Ia menutup pernyataannya dengan mengingatkan aparat penegak hukum untuk memperbaiki proses hukum agar lebih berpihak pada perspektif korban.

Meity berharap kasus Nenek Saudah menjadi titik balik agar tidak ada lagi penanganan kasus kekerasan yang mengabaikan hak-hak masyarakat rentan di masa depan.

Penganiayaan bermula ketika Nenek Saudah (68) pergi ke Sungai Batang Sibinail, yang jaraknya kira-kira 300 meter dari rumahnya untuk memperingatkan para penambang emas ilegal agar menghentikan kegiatan mereka.

Namun, di tengah perjalanan ia dilempari batu, dikeroyok, dan dipukul oleh sejumlah orang hingga membuatnya tersungkur dan tak sadarkan diri.

Kemudian korban yang tak sadarkan diri dengan kondisi yang memilukan dibuang ke semak-semak di sekitar sungai, karena pelaku mengira korban sudah meninggal dunia. AM.N-YR

Previous Post

Febry Calvin Tetelepta dan Kebutuhan Perombakan Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo

Next Post

DPR Pastikan Stok Daging Aman Jelang Ramadan

admin

admin

Next Post
DPR Pastikan Stok Daging Aman Jelang Ramadan

DPR Pastikan Stok Daging Aman Jelang Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Diduga Kapolda dan Pangdam Terlibat Tambang Gunung Botak, Helena: Atas Perintah Gubernur

Februari 11, 2026
Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Putusan PN Jakbar: Pemecatan Azis Mahulete Sah, Ridwan Rahman Segera Dilantik

Maret 16, 2026
Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

Terkait Laporan Perselingkuhan Lutfi Helut Cemari Citra Wartawan di Maluku

September 5, 2025
Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

Netralitas Polri Dipertanyakan, Hena Hetu Resmi Desak Polda Copot Kombes. Hujra Soumena

November 25, 2025

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0

Hands on: Samsung Galaxy A5 2017 review

0
Waisak Jadi Simbol Toleransi, Toisutta Ajak Warga Rawat Persaudaraan di Ambon

Waisak Jadi Simbol Toleransi, Toisutta Ajak Warga Rawat Persaudaraan di Ambon

Mei 31, 2026
Dua Caketum Reagen dan Uswanas Siap Bertanding untuk Bersanding

Dua Caketum Reagen dan Uswanas Siap Bertanding untuk Bersanding

Mei 31, 2026
Gelar Forum Ketum dan Silatda, Ketum BPC HIPMI se-Maluku Utara Siap Sukseskan Musdalub

Gelar Forum Ketum dan Silatda, Ketum BPC HIPMI se-Maluku Utara Siap Sukseskan Musdalub

Mei 31, 2026
Badan Geologi Perkuat Kerja Sama dengan China Geological Survey

Badan Geologi Perkuat Kerja Sama dengan China Geological Survey

Mei 31, 2026

Recent News

Waisak Jadi Simbol Toleransi, Toisutta Ajak Warga Rawat Persaudaraan di Ambon

Waisak Jadi Simbol Toleransi, Toisutta Ajak Warga Rawat Persaudaraan di Ambon

Mei 31, 2026
Dua Caketum Reagen dan Uswanas Siap Bertanding untuk Bersanding

Dua Caketum Reagen dan Uswanas Siap Bertanding untuk Bersanding

Mei 31, 2026
Gelar Forum Ketum dan Silatda, Ketum BPC HIPMI se-Maluku Utara Siap Sukseskan Musdalub

Gelar Forum Ketum dan Silatda, Ketum BPC HIPMI se-Maluku Utara Siap Sukseskan Musdalub

Mei 31, 2026
Badan Geologi Perkuat Kerja Sama dengan China Geological Survey

Badan Geologi Perkuat Kerja Sama dengan China Geological Survey

Mei 31, 2026
AsamManis.News

AsamManis.News adalah portal berita online yang menyajikan ragam informasi terkini dengan dua sisi rasa: tajam dan kritis seperti asam, ringan dan menghibur seperti manis. Dapatkan update berita nasional, regional, gaya hidup, opini, hingga hiburan setiap hari. Kami hadir untuk menyuguhkan berita dengan sudut pandang yang seimbang, segar, dan mudah dicerna.

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • INTERNASIONAL
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • TNI | POLRI
  • Video

Recent News

Waisak Jadi Simbol Toleransi, Toisutta Ajak Warga Rawat Persaudaraan di Ambon

Waisak Jadi Simbol Toleransi, Toisutta Ajak Warga Rawat Persaudaraan di Ambon

Mei 31, 2026
Dua Caketum Reagen dan Uswanas Siap Bertanding untuk Bersanding

Dua Caketum Reagen dan Uswanas Siap Bertanding untuk Bersanding

Mei 31, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • TNI | POLRI
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Opini

Hak Cipta asammanis.news © 2025 Web Development PT. MALUKU MANISE MULTIMEDIA