ASAMMANIS.NEWS – JAKARTA – Pemerintah Diminta agar mempermudah Realisasi sejumlah Proyek Strategis Nasional dalam hal ini Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sejumlah wilayah di Indonesia, Permintaan ini disampaikan agar finalisasi proyek tersebut dapat tercapai sesuai dengan Target yang sudah di canangkan. 16/01/2026.
Sekedar diketahui, Sejumlah Proyek Strategis Nasional telah di canangkan di era Presiden Jokowi Widodo, namun sampai saat ini ada beberapa proyek yang masih terkendala karena persoalan Lahan maupun sejumlah pelanggaran kecil yang mengakibatkan Proyek Proyek tersebut mengalami kendala.
Salah satu Tokoh Aktivis, Fuad Bachmid menyebut bahwa kendala utama dalam percepatan proyek tersebut diakibatkan oleh hal hal teknis yang semestinya bisa diselesaikan jika Pemerintah turun tangan dalam penanganannya
“Contohnya persoalan Lahan maupun masalah AMDAL yang kita tahu persis domainnya adalah Pemerintah untuk menyelesaikan, namun faktanya dibuat seakan mengambang sehingga mengakibatkan Proyek tersebut mengalami kendala” ujar Fuad di Jakarta, Jumat, (16/1/2026)
Fuad menyebut Pembebasan lahan Ini sering menjadi faktor penghambat terbesar, menyumbang sekitar 30% dari seluruh masalah pembangunan infrastruktur, selain itu masalah Perizinan yang rumit dan tumpang tindih Kurangnya kepastian hukum dan transparansi dalam proses perizinan dapat mengurangi kepercayaan investor
“Khusus untuk KEK, pemerintah harus di dorong untuk mengeluarkan diskresi untuk menciptakan kepastian hukum sehingga membuka ruang bagi investor dalam mempercepat realisasi proyek tersebut ” katanya.
Selain itu, Fuad juga menambahkan beberapa Proyek KEK yang mau di handel secara penuh oleh BUMD di beberapa wilayah untuk menjawab keterbatasan fiskal akibat kebijakan Efisensi dari pusat pun masih mengalami kendala dalam penguasaan penuh akibat regulasi
“Sebab Regulasi mengatur bahwa zona tertentu tetap dibawah penguasaan BUMN, sehingga harus tetap bekerjasama dalam soal pemanfaatan zona tersebut, padahal dalam situasi fiskal seperti ini BUMN harus membuka ruang buat BUMD di daerah agar bisa maksimal berkontribusi terhadap daerah demi Pemulihan perekonomian wilayah sekitar ” katanya
Fuad menambahkan bahwa Proyek KEK merupakan jalan untuk menjawab kesenjangan Pembangunan sebab dengan adanya infrastruktur penunjang maka konektivitas akan terbangun dan bisa berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.
“Apalagi adanya efisiensi anggaran, wilayah sangat terdampak karena ruang fiskal sangat terbatas dan tidak menyasar sendi perekonomian masyarakat” tutupnya. AM.N-SBR




















